Pariwara

Mendukung Konsep Pengembangan Industri Perikanan Berwawasan Lingkungan, Komisi II DPRD Gresik Gelar FGD Bersama Instansi Terkait

×

Mendukung Konsep Pengembangan Industri Perikanan Berwawasan Lingkungan, Komisi II DPRD Gresik Gelar FGD Bersama Instansi Terkait

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Dalam rangkah mendukung konsep pengembangan industri perikanan berwawasan lingkungan (menyongsong era blue and green economy/ekonomi biru dan ekonomi hijau) ke depannya di Kabupaten Gresik, Komisi II DPRD Gresik mengadakan Forum Group Dicussion (FGD) bersama Bagian perekomian Sekda Gresik serta Dinas Perikanan dan Kelautan bertempat di gedung DPRD Lantai 2 pada Kamis (27/1/2022).

Hal ini menjadi perhatian bersama, karena Perikanan sebagai kegiatan ekonomi memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat. Sebagai suatu kegiatan ekonomi, perikanan harus di majukan dan dikembangkan serta menjadi prioritas agar menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Menurut Wakil Pimpinan DPRD Gresik Nur Saidah agar penerapan pengembangan industri perikanan berwawasan lingkungan ke depannya, menyongsong era ekonomi biru dan ekonomi hijau di Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik bisa berjalan, maka peran stakeholder dalam hal ini pemerintah sangat besar.

” Peran pemerintah dibutuhkan agar kegiatan perikanan tetap eksis dan dapat berkontribusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tetap menjaga berkelanjutan dunia usaha atau industri perikanan di daerah dengan selalu memperhatikan keseimbangan dan kelestarian perairan,” katanya.

BACA JUGA :  Pengerjaan HIPPA Balongdowo Penuhi Standarisasi BBWS

Inti dari Ekonomi Biru adalah Sustainable Development yang merupakan koreksi sekaligus perkayaan dari Ekonomi Hijau dengan semboyan “Blue Sky-Blue Ocean” dimana ekonomi tumbuh, rakyat sejahtera namun langit dan laut tetap biru.

Lebih lanjut Nur Saidah menjelaskan bahwa ekonomi biru (blue econony) merupakan konsep optimalisasi sunber daya perairan yang bertujuan untuk meningkatkab pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang inovatif dan kreatif dengan tetap menjamin keberlanjutan dan menitikberatkan pada efisiensi.

” Efisiensi mendorong adanya perkembangan investasi dan bisnis perikanan dengan tetap menjaga lingkungan tetap lestari. Konsep ekonomi biru merupakan integrasi dari program industrialisasi perikanan pro lingkungan yang sebelumnya digagas oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan,” ungkap dia.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Gresik Musa menambahkan konsep ini muncul dilatarbelakangi akibat limbah yang dihasilkan mencemari perairan baik dari industri akuakultur skala kecil, menengah maupun besar, maupun industri penangkapan dan pengolahan hasil perikanan serta kegiatan budidaya ikan.

BACA JUGA :  Ziarah Makam Wali, Cak Imin Akan Penuhi Permintaan Masyarakat Terkait Capres 2024

Dan untuk memulihkan kondisi perairan menjadi seperti semula, maka pemerintah menggandeng para akademisi dan peneliti mengembangkan beberapa teknologi. Seperti treatment media budidaya, teknologi IMTA dan cara budidaya ikan yang baik (CBIB).

Konsep Blue and green economy (BGE), sambung anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Gresik asal Bawean, sangat penting bagi sektor ekonomi kelautan dan perikanan di Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik dengan sumber daya yang melimpah.

Sehingga menguntungkan pelaku usaha di bidang tersebut selain itu juga menyerap banyak tenaga kerja, sehingga meningkatkan taraf pendapatan (kesejahteraan meningkat), bisa mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

” Jadi pengembangan industri perikanan berwawasan lingkungan melalui perencanaan pembangunan dengan tetap memperhatikan perlindungan dan pengelolaan lingkungan serta sumber daya hayati secara seinbang agar terjamin berkelanjutan, memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi yang berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Musa.(ADV/rud)