TENTARAKU

Peduli Warga PSHT Bersama Babinsa Koramil 0814/09 Kudu Lakukan Fogging Di Desa Menturus

×

Peduli Warga PSHT Bersama Babinsa Koramil 0814/09 Kudu Lakukan Fogging Di Desa Menturus

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com- Keluarga Besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Kudu bersama Babinsa Koramil 0814/09 Kudu Koptu Sukariyanto Kodim 0814/Jombang sangat perhatian terhadap desa Menturus, tepat di musim hujan semua tempat menjadi genangan air sehingga akan di jadikan perkembangbiakan jentik nyamuk, apalagi hingga saat ini pandemi covid 19. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ini perlu diwaspadai dengan dilakukan fogging didesa Menturus RT 01 dan RW 04 kecamatan Kudu kabupaten Jombang, Senin 31 Januari 2022.

 

Babinsa bersama keluarga besar PSHT melaksanakan pengasapan fogging bekerja sama dengan pemuda karang taruna maupun tim kesehatan puskesmas Tapen.

 

Ditengah kegiatan Koptu Sukariyanto mengatakan pada awal tahun 2022 memulai dengan adanya Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini tidak bisa di biarkan saja, sebagai Babinsa harus ikut turun tangan dalam penanganan, warga PSHT pun tak tinggal diam begitu saja mereka pun ikut dalam penangan DBD di desa Menturus, Ungkap Babinsa.

BACA JUGA :  Gotong royong Giat Pengurukan Jalan 617 m Perwujudan dari Pengamalan Pancasila

 

Sementara ketua PSHT bapak Dimas menyampaikan, penyakit DBD ini memang jadi penyakit endemik yang menyerang tanpa pandang bulu. Anak-anak hingga orang dewasa sama-sama beresiko terjangkit penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini, sehingga kami kerja sama dengan Babinsa untuk bersama sama membasmi sarang nyamuk dengan melakukan pengasapan, Ungkap bapak Dimas

 

Kami bersama Babinsa menyisir setiap rumah, serta lingkungan lainnya untuk melakukan pengasapan, termasuk saluran air yang diduga menjadi tempat persembunyian nyamuk Aedes aegypti, ” katanya.

 

Dengan dilakukan pengasapan/fogging ini untuk membunuh nyamuk pembawa virus DBD dengan harapan tidak ada keluarga yang terjangkit penyakit DBD, Hanya saja perlu diingat bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, sedangkan larva yang masih hidup di air tetap bisa berkembang menjadi nyamuk dewasa.

BACA JUGA :  Satgas Terus Maksimalkan Pengecoran Jalan Usaha Tani Desa Saka Lagun

 

Untuk itu, warga masyarakat agar melakukan kegiatan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur, serta pada saat menguras bak atau wadah air agar tempat penampungan air tersebut selalu bersih dan tidak menjadi sarang nyamuk.

 

Sementara bapak Sarmen warga masyarakat desa Menturus, menyampaikan terima kasih kepada Pak Babinsa dan keluarga besar PSHT yang sudah peduli dengan desa dan lingkungan.

 

“Kami senang sekali karena ditengah pemerintah lagi sibuk ngurus terkait merebaknya pandemi covid-19, ada Babinsa dan organisasi yang peduli dengan lingkungan terhadap pencegahan terjangkitnya nyamuk Aedes aegypti, ” ungkap Sarmen.