Daerah

Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Adakan Monitoring Dari Kandang – Kekandang

×

Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Adakan Monitoring Dari Kandang – Kekandang

Sebarkan artikel ini

 

Pasuruan, Sekilasmedia.com – Akhir – akhir ini permintaan akan daging sapi terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan, terlebih lagi diwilayah kabupaten pasuruan, permintaan akan daging sapi ini juga tidak hanya dari kalangan masyarakat tetapi juga dari kalangan para pedagan daging sapi. Senin (21/02/2022).

 

Adapun upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan Dalam rangka peningkatan populasi hewan ternak dan menjaga ketersediaan daging sapi bagi masyarakat di kabupaten Pasuruan. Pada hari Selasa tgl 15 Febuari 2022, Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Kabupaten Pasuruan. Dalam hal ini di bidang produksi, telah mengadakan kegiatan monitoring, dan pemeriksaan populasi sapi dari kandang ke kandang.

BACA JUGA :  PEMKAB LUMAJANG FASILITASI PENDERITA FACIAL CLEFT YANG DI ALAMI SEJAK LAHIR

Hal tersebut dilakukan guna mendukung kegiatan pengembangan produksi ternak. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di desa panditan Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan pemeriksaan dan monitoring populasi berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui angka keberhasilan penambahan populasi dari faktor kelahiran inseminasi buatan di wilayah kecamatan Lumbang dengan target kelahiran pada ternak sapi, di masyarakat peternak cukup tinggi.

M.Sayfi Kabid produksi menjelaskan “kita harus melihat kondisi langsung dari para peternak agar kita bisa tau sendiri apa yang kurang dan harus di tingkatkat, mangkanya kita mengadakan monitoring dan pemeriksaan hewan ternak dari kandang kekandang”. Ucap beliau.

BACA JUGA :  Paripurna LKPJ Bupati Pasuruan Tahun 2025, DPRD Dorong Penguatan Sinergi dan Evaluasi Pembangunan Daerah

Dalam kegiatannya Dinas Peternakan melaksanakan monitoring dan evaluasi kelahiran ternak sesuai prokes covid dg pemberian masker kepada peternak untuk mencegah terhindar dari penyakit. Kegiatan yg dilakukan berupa :

1. Monitoring recording kelahiran ternak pada kandang – kandang percontohan.

2. Recording kelahiran hasil pelayanan Inseminasi Buatan pada ternak dan hasil.kawin alam

3. Pembagian brosur kepada peternak tentang pendeteksian birahi yang baik pada ternak sapi.

“Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita harus terus mentaati protokol kesehatan yang berlaku. Tutupnya.(han/iL)