TENTARAKU

Danpos Ngusikan Koramil 0814/09 Kudu, Hadiri Acara Tradisi dan Budaya Keleman warisan para Leluhur

×

Danpos Ngusikan Koramil 0814/09 Kudu, Hadiri Acara Tradisi dan Budaya Keleman warisan para Leluhur

Sebarkan artikel ini

 

JOMBANG,Sekilasmedia.com-Dengan Melestarikan Keleman sebagai kultur serta Warisan budaya, membangun peradaban tatanan masyarakat antara Tuhan, Manusia dan Alam agar tecapai keseimbangan, acara Keleman yang dihadiri seluruh warga dengan antusiasme yang tinggi, Jumat (11/3/2022).

 

Dalam bahasa jawa, ‘Keleman’ ini sama artinya dengan kata karam atau tenggelam. Artinya, orang ketika menanam padi maka batang padi akan tenggelam menancap di tanah. Hal inilah yang dijadikan warga Desa Ngusikan untuk mengadakan syukuran sebagai pertanda padi yang ditanam sudah berumur tujuh minggu atau tingkep-an padi. Warga Desa Ngusikan Sewu ini menganggap benih padi yang ditanam di sawah, ibarat benih bayi di dalam kandungan ibu yang harus ditingkepi.

BACA JUGA :  Jelang Kunjungan Tim Wasev, Patok Ukur Jalan di Lokasi TMMD Juga Dibenahi

 

“Padi milik warga Desa Ngusikan ini waktu tandurnya (waktu tanam) sudah dimulai akhir bulan Januari. Nah, sekarang sudah menginjak usia tujuh minggu jadi perlu diadakan syukuran,” kata Mbah Sumiran, Sesepuh Desa Ngusikan.

 

Masih menurut Mbah Sumiran, tasyakuran “Keleman” ini tujuannya sama dengan orang ningkepi bayi supaya kelak menjadi anak yang sholih shalihah, serta ibunya selamat saat melahirkan. “Sama tujuannya ningkepi benih padi ini ya, supaya petaninya sehat wal’afiat, dan padi yang ditanam di sawah akan menghasilkan panen yang berlimpah dan berkah,” tutur Mbah Sumiran.

BACA JUGA :  Peranan Koramil 0814/01 kota Jombang Dalam PAM Yustisi

 

Desa Ngusikan Terdapat banyak area persawahan, yang mayoritas ditanami padi. Tanahnya yang subur serta pengairan yang baik sangat mendukung dan dibutuhkan oleh tanaman Padi agar dapat tumbuh subur dengan Hasilnya yang Melimpah, “Tutur Danpos Ngusikan Peltu Majid”.

 

Turut Hadir Forkompimcam Kecamatan Ngusikan beserta jajaranya, menununjukkan bahwa Tradisi keleman masi sangat lestari di Wilayah Kecamatan Ngusikan, dimana Warisan leluhur mempunyai arti dan makna tersendiri, selain Sebagai wujud Rasa Syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan kehidupan.(Pendim 0814)