Daerah

Antisipasi Terjadinya Kecelakaan Kereta Api Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Yang Dilakukan Polsek Ngunut

×

Antisipasi Terjadinya Kecelakaan Kereta Api Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Yang Dilakukan Polsek Ngunut

Sebarkan artikel ini

Tulungagung,sekilasmedia.com – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang melibatkan kereta api saat arus mudik dalam perayaan hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, anggota Polsek Ngunut Polres Tulungagung melakukan peninjauan dan pengecekan perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Ngunut.

Senin (11/04/2022) pagi, personel Polsek Ngunut yang melakukan peninjauan dan pengecekan perlintasan kereta api tanpa palang pintu diantaranya, Wakapolsek Ngunut, AKP Sugeng, SH., Kanit Binmas Iptu Nenny Sasongko, SH., Panit Binmas Iptu Dwi Purnomo dan Panit lantas Ipda Purwo serta Kasi Humas Bripka Dudi.

BACA JUGA :  Poktan Tani Mulyo Desa Karang Kedawang Panen Padi Varietas Ciherang

Kapolsek Ngunut, Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan, peninjauan dan pengecekan perlintasan kereta api yang ada di wilayah Ngunut, sangat penting dilakukan. Tentunya, sebagi upaya pencegahan terjadinya kecelakaan.

“Anggota akan rutin melakukan peninjauan dan pengecekan, karena perlintasan kereta api tanpa palang pintu, sangat berbahaya bagi masyarakat. Dan kebanyakan korban dari kecelakaan dengan kereta api, mayoritas meninggal dunia. Maka dari itu, perlu kita antisipasi,” terangnya.

Hari ini, setidaknya ada 4 perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang menjadi sasaran personel Polsek Ngunut. Diantaranya, perlintasan Desa Kromasan, perlintasan desa. Pulosari, perlintasan 1 Desa. Gilang 1 yakni arah pabrik gula kunir dan perlintasan 2 Desa Gilang arah kantor Desa Kaliwungu.

BACA JUGA :  Gerak Cepat Antisipasi Virus PMK, Sat Binmas Polres Pasuruan Lakukan Survey Pengecekan Sapi Perah KUD Setia Kawan Nongkojajar

“Dari hasil peninjauan dan pengecekan, terdapat beberapa hal yang akan dikoordinasikan dengan Kepala Stasiun Ngunut diantaranya, lampu peringatan tidak menyala, alarm mati serta penjaga perlintasan yang sangat minim, yakni, hanya ada 2 – 3 orang secara bergantian,” lanjut Kapolsek.

“Dengan berkoordinasi dengan pihak stasiun, tentunya kejadian kecelakaan yang melibatkan kereta api, dapat diminimalisir. Dan tentunya, kita berharap tidak terjadi kecelakaan.

“Alhamdulillah, kegiatan peninjauan dan pengecekan perlintasan Pintu Kereta Api tanpa palang diwilayah Ngunut hari ini berlangsung lancar,” pungkas Kompol Rudi. (Mis)