
Mojokerto,Sekilasmedia.com- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari tidak pernah bosan mengajak warganya untuk bangga terhadap produk lokal, terutama produksi Kota Mojokerto. Pesan tersebut disampaikan dalam kesempatan safari Ramadhan Shubuh di Masjid Al Mubarok, Minggu (10/4/2022).
“Kita warga Mojokerto harus bangga dengan produk kita sendiri. Ini cara kita untuk mengangkat produk lokal”, ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita dihadapan para jamaah Masjid di lingkungan Kemasan Gang V, Kelurahan Blooto, Prajuritkulon itu..
Ia bisa menjamin bahwa produk yang dihasilkan oleh Kota Mojokerto juga berkualitas. Terbukti, misalnya pada produk sepatu dan alas kaki Mojokerto yang telah diekspor ke sejumlah negara sejak tahun 1995. Sehingga menurutnya tidak perlu selalu membeli produk buatan pabrik besar atau bahkan luar negeri.
Ia bisa menjamin bahwa produk yang dihasilkan oleh Kota Mojokerto juga berkualitas. Terbukti, misalnya pada produk sepatu dan alas kaki Mojokerto yang telah diekspor ke sejumlah negara sejak tahun 1995. Sehingga menurutnya tidak perlu selalu membeli produk buatan pabrik besar atau bahkan luar negeri.
Mengingat pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto sangat bergantung pada sektor industri perdagangan dan jasa, terutama yang digerakkan oleh UMKM. Karenanya penting untuk senantiasa mengupayakan keberlanjutan UMKM di Kota Mojokerto.
Sementara itu, dari pihak pemkot Mojokerto sendiri, upaya dilakukan dengan adanya sejumlah kebijakan yang menguntungkan pelaku UMKM. Contohnya, pada program bantuan peralatan sekolah gratis bagi seluruh siswa baru di sekolah negeri Kota Mojokerto. Sepatu yang diberikan kepada mereka dibeli dari pengrajin sepatu di Kota Mojokerto
Selain itu, sejumlah lokasi strategis juga disiapkan untuk mendukung pemasaran berbagai produk yang dihasilkan UMKM. Seperti gerai PP UMKM di Sunrise Mall, Cafe Dekranasda MPP mall, dan sentra oleh-oleh Rest area Gunung Bertangan.”Kami juga akan tambahkan satu lokasi baru, untuk pusat perkulakan sepatu, yang insyaallah akan di launching setelah Idul Fitri. Ini ada di eks Bentar,” tambah Ning Ita.
Pihaknya kembali menekankan, beragama upaya tidak dari pemerintah juga tentu harus diimbangi dengan dukungan masyarakat. Harapannya selain beralih kepada produk lokal, warga Kota Mojokerto juga memanfaatkan beragam peluang yang diberikan pemkot untuk meningkatkan skill dan berwirausaha, salah satunya melalui kegiatan inkubasi wirausaha.(**)





