
Karangasem,Bali,Sekilasmedia.com -Sebanyak 20 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) campuran bio solar (Fame) meluber ke sungai Grobog, di wilayah Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Melubernya minyak nabati dari sawit tersebut, disebabkan karena tidak berfungsinya meter pompa pada tangki timbun berkapasitas 500 KL milik Depot Manggis.
Kapten Inf I Made Arimbawa selaku Security Pertamina Instalasi Terminal Manggis mengatakan, minyak itu meluber sudah sejak Rabu (18/5) lalu. Pihak depot, bahkan sudah melakukan pembatasan menggunakan wellbome di muara Grobog agar tidak menyebar ke laut dan wilayah yang lebih luas.
“Karena meter pompa tangki timbun rusak, minyak meluber dari tangki ke wilayah kecer hingga muara sungai Grobog,” ujar Arimbawa, Sabtu (21/5/2022).
Ditbahkan, luberan minyak yang masih tersisa di muara Grobog, rencananya akan ditaburi obat penetral. Langkah itu dilakukan untuk menghindari resiko yang dimunculkan dari luberan minyak tersebut.
Sementara Wayan NP (31) salah seorang warga yang tinggal sekitar Depot Manggis, mengaku resah. Sebab kejadian minyak tumpah kerap terjadi terlebih saat aktivitas pembongkaran dari kapal. Terbaru, tiga hari terakhir pencemaran minyak kembali terulang di sungai dan kebun milik warga.
“Kami, warga petani di dekat depot Manggis sangat khawatir jika sampai tanah tegalan terkontaminasi oleh limbah minyak,” ungkapnya.
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak tanah tegalan yang sempat digali warga mengeluarkan limbah minyak dengan bau yang tidak sedap.
“Limbah minyak ini juga mencemari sungai yang selama ini menjadi tempat kami untuk memandikan dan minum ternak sapi,” tutupnya. SN.






