TENTARAKU

Babinsa Koramil 0814/02 Diwek Ikut Serta Penyuluhan keliling PSN DBD di Desa Ceweng

×

Babinsa Koramil 0814/02 Diwek Ikut Serta Penyuluhan keliling PSN DBD di Desa Ceweng

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com- Di tengah Pandemi Covid -19 saat ini, masyarakat juga harus waspada dengan penyakit DBD. Sebagai bentuk antisipasi berkembang-biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 0814/02 Diwek bersama petugas Puskesmas Cukir mengadakan kegiatan penyuluhan. Petugas juga melakukan pemeriksaan jentik – jentik di desa Ceweng,kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jumat (17/6/2022)

Warga di lingkungan tersebut, khususnya mereka yang tinggal di Desa Cewng terlihat antusias menyambut kegiatan yang diadakan para Petugas Kesehatan, Tim PKK Desa Ceweng dan Muspika Kec Diwek hal ini dilakukan dapat mencegah jatuhnya korban akibat DBD.

BACA JUGA :  Danramil 0814/ 08 Plandaan Pantau Vaksin 1,2,3 Keliling Oleh Blud Puskesmas Plandaan Di Desa Bangsri

Babinsa Desa Ceweng Koptu Asaria Belly mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD.

Dr. Nina dari Pukesmas Cukir Kecamatan Diwek mengatakan selain memberikan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19, masyarakat juga harus diberi pemahaman dengan penyakit PSN DBD yang juga perlu diwaspadai.

“Kami juga minta agar minta agar warga peduli lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kebersihan sekitar,” jelasnya.

BACA JUGA :  Keluarga Besar Yonif 511/DY Memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW TH. 1442 H 2021

Warga dapat berperan serta dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini,” tegasnya.

“Selain dengan langkah 3M, tindakan untuk antisipasi penyebaran DBD dapat dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui bersih-bersih lingkungan dan pemberian abate di bak air maupun tempat penampungan air,” pungkas Dr Nina.(Pendim0814)