DaerahHukum

Ratusan Warga di Buleleng Bakar Rumah Penggarap Tanah Sengketa 

×

Ratusan Warga di Buleleng Bakar Rumah Penggarap Tanah Sengketa 

Sebarkan artikel ini
Stuasi mencekam warga Batugambir mengobrak abrik dan membakar bangunan rumah dan kadang di lahan sengketa di Tejakula, Kamis (9/6/2022)
Stuasi mencekam warga Batugambir mengobrak abrik dan membakar bangunan rumah dan kadang di lahan sengketa di Tejakula, Kamis (9/6/2022)

 

Buleleng ,Sekilasmedia.com-Satu rumah dan kandang sapi di Banjar Dinas Batugambir, Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, ludes terbakar, pada Kamis (9/6/2022), sekitar pukul (08.00 Wita.

Bangunan rumah dan kandang sapi yang berdiri di atas tanah sengketa itu sengaja dibakar oleh ratusan warga karena tersulut emosi saat sedang melakukan giat gotong royong dan bersih bersih di TKP.

BACA JUGA :  Kukuhkan Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah

Aksi pembakaran oleh warga itu menyasar pada rumah dan kandang sapi milik Sah Rudin (26) selaku penggarap tanah sengketa. Api baru berhasil dipadamkan setelah pihak pemadam datang untuk melakukan pemadaman.

“Saat ini aparat Polsek Tejakula masih melakukan penyelidikan, serta meminta keterangan beberapa saksi, ” kata Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya.

Dijelaskan, berawal dari 150 orang warga Banjar Batugambir, Desa Julah mengadakan kerja bhakti di lahan tanah sengketa yang dipimpin oleh kelian adat setempat I Ketut Sidemen.

Saat kelian adat sedang membacakan silsilah tanah yang disengketakan lengkap dengan hasil putusan PTU oleh pihak penggugat, tiba tiba ada pertanyaan dari beberapa warga.

BACA JUGA :  Terima Kunjungan TK Dharma Wanita Kalikatir, Bupati Ikfina Ajak Keliling Kantor Bupati

Namun saat bersamaan, terdengar suara lemparan batu yang mengarah kepada rumah penggarap tanah. Alhasil masa lainya terpancing dan ikut melakukan pelemparan serta pembakaran secara membabi buta.

“Saat itu situasi sudah tidak terkendali, masa mengobrak abrik dan membakar kediaman korban (Sah Rudin),” kata AKP Sumarjaya.

Akibat peristiwa itu, korban harus kehilangan tempat tinggalnya karena terbakar lengkap dengan isinya. Sementara masa yang membakar membubarkan diri kembali ke rumah masing masing.

“Untuk kerugian kami masih belum mendapatkan info. Tetapi korban sudah melapor ke Polsek Tejakula untuk proses hukum lebih lanjut,” tandasnya. SN.