
Jombang,Sekilasmedia.com-Salah satu permasalahan yang perlu kita perhatikan bersama adalah tentang penanganan stunting yang menjadi prioritas nasional.Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya tumbuh kembang pada anak.
Rapat kordinasi dilaksanakan di pendopo Kecamatan Ploso,dengan dihadiri Camat Ploso Bapak Tridoyo Purnomo, Kapolsek Ploso Bapak Darmaji,Danramil 06/Ploso yang diwakili Bati Tuud Serma Rudianto,dari PLKB Kec.Ploso,Kapus Ploso Dr.Aris Afandi,KUA Kec.Ploso serta segenap tamu undangan.
Rabu 10/08/2022.
“Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya,” ungkap Bapak Camat Tridoyo Purnomo.
Rapat kordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam masalah peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam, melakukan percepatan problem stunting, imbunya.
Kepala Puskesmas mengatakan bahwa, “Stunting bisa terjadi karena banyak faktor antara lain, faktor genetik, gangguan hormon, kesakitan sistemik, dan kurangnya nutrisi”,kata Dr.Aris Afandi.
Stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak pada anak, yang mempengaruhi produktivitas,daya serap dan kreativitas di usia produktif anak-anak.
Kapten Inf Nasrullah melalui Bati Tuud Serma Rudianto menjelaskan,”Upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari kesadaran pentingnya pemenuhan gizi dan hidup bersih bersama keluarga serta lingkungan”,jelasnya.





