TENTARAKU

Cegah Banjir, Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815/Mojokerto Bersama Stakeholder Bersihkan Sungai

×

Cegah Banjir, Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815/Mojokerto Bersama Stakeholder Bersihkan Sungai

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Upaya antisipasi dan pencegahan dampak bencana alam terus dilakukan Kodim 0815/Mojokerto bersama Polres dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Terlebih saat memasuki musim penghujan pada daerah-daerah tertentu yang rawan bencana alam hidrometeorologi khususnya Banjir.

Kodim 0815/Mojokerto melalui Pos Ramil Mojoanyar bekerja sama dengan DLH, BPBD, Pemerintah Kecamatan Mojoanyar, Polsek, Tagana, serta perangkat desa, dan Karang Taruna se-wilayah Mojoanyar serta relawan dan masyarakat setempat melaksanakan Kegiatan Karya Bakti TNI di dua belas (12) Desa se-Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (23/10/2022).

BACA JUGA :  Dansatgas Program Giat Pengurukan Jalan 617 m Bagian dari Program Fisik TMMD Kodim Gresik

Pgs. Komandan Pos Ramil Mojoanyar Letda Inf Sutopo, menjelaskan, kegiatan Karya Bakti TNI yang melibatkan seluruh Stakeholder kali ini menyasar beberapa titik rawan di wilayah Kecamatan Mojoanyar.

“Sasaran yang kami utamakan adalah pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai termasuk pembersihan selokan dan parit diseluruh Desa”, jelasnya.

Upaya ini kami lakukan, lanjutnya, untuk mencegah terjadinya dampak banjir kiriman akibat intensitas curah hujan yang tinggi (hidrometeorologi) di wilayah Kecamatan Mojoanyar.

BACA JUGA :  Anggota Koramil 0814/08 Plandaan terapkan Protokol kesehatan di Puskesmas Plandaan

“Dan hal itu merupakan sebuah bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu setiap kesulitan ditengah-tengah masyarakat”, tambahnya

Danpos melanjutkan, dengan sinergitas para stakeholder yang telah terjalin dengan baik kali ini. “Harapannya pencegahan dampak bencana alam hidrometeorologi di wilayah Kecamatan Mojoanyar dapat teratasi dan berjalan dengan baik’, tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, tampak Personel Pos Ramil Mojoanyar bersama komponen masyarakat membersihkan aliran sungai yang terhambat oleh tanaman eceng gondok. Sementara sebagian personel lainnya membersihkan sampah yang tersangkut dibawah jembatan.