TENTARAKU

Dampingi Kegiatan Hisbul Waton,Babinsa Pojokkulon Koramil 0814/12 Kesamben Pimpin Makan Bersama

×

Dampingi Kegiatan Hisbul Waton,Babinsa Pojokkulon Koramil 0814/12 Kesamben Pimpin Makan Bersama

Sebarkan artikel ini

 

Jombang,Sekilasmedia.com- Sebagai wujud kedekatan Babinsa dengan seluruh elemen masyarakat,khususnya generasi muda di desa binaanya,Koptu Gaguk Mariono Babinsa Pojokkulon Koramil 0814/12 Kesamben sambangi lembaga pendidikan MI Muhammadiyah 11,kali ini Koptu Gaguk memimpin kegiatan makan bersama.Hal ini ditujukan untuk menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan dikalangan siswa.

Budaya bangsa dan kepribadian bangsa hidup rukun dan bergotong royong tersirat dalam kegiatan makan bersama yang dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di halaman MI Muhammadiyah 11.(Sabtu 8/10/2022).

BACA JUGA :  Danrem 082/ CPYJ Tinjau Lokasi Karya Bakti Skala Besar (KBSB) di Bojonegoro

 

Kegiatan Hisbul Waton merupakan kegiatan yang identik dengan lembaga pendidikan Muhammadiyah,kegiatan ini setara dengan kegiatan Pramuka yang ada di lembaga pendidikan formal lainnya.

 

Koptu Gaguk sebagai Babinsa Desa Pojokkulon berusaha menumbuhkan rasa kebersamaan di kalangan siswa melalui kegiatan makan bersama.Dengan harapan siswa satu dan yang lain bisa saling berbagi atau bertukar lauk,ataupun membagi makanannya kepada siswa yang tidak mendapat kiriman bekal dari orang tua.Kegiatan makan bersama yang dilakukan siswa MI Muhammadiyah 11diharapkan bisa memperat kerukunan antar siswa,serta mengedukasi akan pentingnya makan tepat pada waktunya.Semoga kegiatan Hisbul Waton ini bermanfaat,dan bisa menjadikan para siswa menjadi mandiri,tangguh dan berkarakter.

BACA JUGA :  TMMD Imbangan 105 Mojokerto Sasar Pembangunan Fisik Renovasi Gedung TK

 

Koptu Gaguk juga berpesan kepada siswa MI Muhammadiyah 11 Pojokkulon agar terus belajar dengan rajin dan menambah wawasan dari media sosial,tidak harus menunggu di sekolah,dirumah juga harus belajar.Dan harus selalu menjaga kebersihan badan,rumah dan lingkungan sekolah.

 

“Satu hal yang paling utama adalah tanamkan rasa nasionalisme kepada generasi muda agar Indonesia tetap menjadi negara yang ber Bhineka tunggal ika dan dihormati di kancah internasional,” tegasnya.