Daerah

Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Polres Gresik Gelar Doa Bersama

×

Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Polres Gresik Gelar Doa Bersama

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Seluruh personil Polres Gresik Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1444 H / 2022 M di Masjid As – Aziz Polres Gresik Kebomas Kabupaten Gresik, Kamis (06/10/2022).

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1444 H / 2022 M dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Wakapolres Kompol Ari Galang Saputro , para PJU dan anggota Polres Gresik serta Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Lina Azis dan pengurus Bhayangkari.

Kapolres Gresik  AKBP Mochamad Nur Azis dalam sambutannya mempunyai slogan “Satu keteladanan lebih baik dari seribu Arahan” sebagai pemimpin bisa memberikan contoh ke angota dalam tugas sebagai Polisi yang profesional.

BACA JUGA :  KPU Gresik Gelar ToT Fasilitator Bimbingan Teknis KPPS Untuk Pemilu 2024

Penceramah Ustad sofyan hari dari ponpes Al Wafa Malang mengajak doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan.

“Kita do’akan korban tragedi kanjuruhan di terima di sisi Allah, jangan saling menyalahkan, karena tidak ada yg mau terjadi kejadian seperti itu tapi kita ambil hikmahnya dari kejadian,” ucapnya.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,  menjadikan panutan dalam hidup pasti kita selamat, sebagai Polisi pasti akan kita tinggalkan, tetapi jika ingin sukses dunia akhirat kita cintai Nabi Muhammad SAW dengan mengimani turunannya.

“Jadilah contoh tauladan bagi keluarga dan orang lain dengan kepimpinan yang adil seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, dengan menyayangi keluarga maka bisa mencintai masyarakat, baik sama keluarga maka baik pula ke masyarakat,” ucap ustad.

BACA JUGA :  Pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMP, Disidak Walikota

Sementara itu, Kapolres Gresik menambahkan dalam kesempatan ini terus mendoakan untuk korban tragedi Kanjuruhan. Mendoakan para korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan diterima amal perbuatan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Kita berdoa sebagai bentuk keprihatinan dan duka cita kami yang sedalam-dalamnya kepada para korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang. Harapan kami kepada kedepan agar lebih baik dan tertib dalam berkegiatan dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya. (rud)