
Jombang,Sekilasmedia.com Untuk mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar rumah. Salah satu bentuk kegiatan yang efektif untuk tujuan tersebut adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Babinsa Koramil 14/Ngoro Kodim 0814/Jombang Sertu Mujianto Babinsa Desa Kesamben bersama perangkat Desa dampingi Dinas Kesehatan dari Puskesmas Ngoro untuk melaksanakan kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) di Desa Kesamben, kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang, Jum’at (16/12/2022).
Sertu Mujianto mengatakan pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bisa dilakukan dengan cara 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab, barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah.
“Selain itu, tindakan untuk antisipasi penyebaran DBD dapat dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk melalui bersih-bersih lingkungan dan pemberian abate di bak air maupun tempat penampungan air lainnya,” ujar Sertu Mujianto.
Pada kesempatan tersebut Sertu Mujianto juga mengajak masyarakat Desa Kesamben agar peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk.
“Kami himbau agar warga peduli lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kebersihan sekitar, barang-barang yang tidak terpakai dan dapat menampung air hujan lebih baik dikubur jangan sampai menjadi sarang tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti dan kuras bak mandi minimal 1 minggu sekali,” ucap Pak Babinsa.





