TENTARAKU

Hadapi Masa Tanam,Babinsa Kedungmlati Koramil 0814/12 Hadiri Rapat Kelompok Tani Desa Kedungmlati

×

Hadapi Masa Tanam,Babinsa Kedungmlati Koramil 0814/12 Hadiri Rapat Kelompok Tani Desa Kedungmlati

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com-Musim penghujan yang sudah datang dan berita tentang krisis pangan yang sudah beredar luas,menjadikan petani harus segera mengambil langkah untuk memutuskan komoditi apa yang harus ditanam untuk menghadapi tahun 2023.Seperti halnya yang dilakukan kelompok tani Desa Kedungmlati,mengadakan rapat membahas kesiapan tanam dan menentukan varietas padi apa yang akan ditanam serta pemberantasan hama.Semakin langka dan mahalnya pupuk,juga merupakan salah satu pembahasan,serta berita akan krisis pangan di tahun 2023 menjadikan kekhawatiran tersendiri bagi kelompok tani Desa Kedungmlati.Minggu 11/12/2022 bertempat di runmah Bapak Ghofur di adakan rapat kelompok tani Desa Kedungmlati untuk membahas persiapan masa tanam padi.Serda Idris selaku Babinsa Kedungmlati hadir sebagai pendamping dan sekaligus urun rembug dalam rapat kali ini.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0814/11 Sumobito Bersama Warga Bersihkan Pohon Bambu Penghalang Jalan Desa

 

Serda Idris memyampaikan urun rembugnya pada rapat kelompok tani kali ini,”bahwasanya Koramil 0814/12 Kesamben akan membantu mengawal program pemerintah yang digulirkan untuk petani,apabila petani mendapati hal yang kurang berkenan dalam penyaluran program,bisa langsung melapor ke 3 Pilar Desa,” tutur Serda Idris.

BACA JUGA :  Satgas TMMD Situbondo Ajari Anak Desa Baca Al Quran

 

Diharapkan rapat kelompok tani kali ini bisa bermanfaat dan kelompok tani Desa Kedungmlati sukses menghadapi masa tanam tahun ini.Serda Idris juga menambahkan

“dewasa ini teknologi pertanian juga semakin berkembang dan maju,produk-produk pestisida dan obat pendukung pertanian juga berkembang pesat,persaingan pasar akan teknologi pertanian juga ketat,jangan sampai kita salah memilih teknologi maupun obat obatan pertanian,alangkah baiknya pertemuan berikutnya mengundang petugas penyuluh pertanian,sehingga bisa efektif dan tepat guna dalam pemilihan teknologi dan penggunaan obat pertanian,meski itu bukan hal yang mudah,” pungkas Serda Idris.