TENTARAKU

Serda M. Lutfi Babinsa Koramil 0814-03/ Tembelang Bantu Fogging Atasi Nyamuk Demam Berdarah di desa binaanya

×

Serda M. Lutfi Babinsa Koramil 0814-03/ Tembelang Bantu Fogging Atasi Nyamuk Demam Berdarah di desa binaanya

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com – Anggota Koramil 03/Tembelang Kodim 0814/JMB, Serda M Lutfi (Babinsa) bekerja sama dengan personil dari Puskesmas dibantu perangkat desa melaksanakan kegiatan Fogging atau pengasapan nyamuk yang bisa menyebabkan penyakit demam berdarah,di Dsn Konto dan dsn Balongombo Ds.Tembelang Kec.Tembelang Kab.Jombang,Sabtu (10/12/2021).

Setelah diadakan musyawarah dengan tokoh masyarakat maka segera diambil langkah yaitu dengan cara pengasapan atau fogging, pada metode ini suatu lokasi disemprot dengan insektisida menggunakan mesin. Fogging atau pengasapan dalam dosis tertentu ini bertujuan memberantas nyamuk dewasa, atau yang sudah bisa terbang berpindah ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pengasapan atau fogging,memerintakan penguni Rumah untuk keluar dari rumah,Jauhkan bayi dari pengasapan,ternak burung dll.

BACA JUGA :  Petugas dalam Acara Pembukaan TMMD ke-111 Kodim 0212/KS Pakai Masker

Pelaksaan pengasapan atau fogging sebaiknya tidak dilakukan per kasus, seperti yang kerap dilakukan saat ini. Fogging juga sebaiknya dilakukan dalam jarak 100 meter di sekeliling tempat tinggal penderita DBD. Hal ini dikarenakan, 100 meter adalah jarak optimal bagi nyamuk DBD untuk berpindah tempat. Rumah dalam radius 100 meter berpeluang besar terkena virus DBD. Radius 100 meter adalah ketentuan bila hanya terdapat satu korban. Jika korban lebih dari 3 makan radius bertambah lebih dari 100 meter.

Penyemprotan harus memperhatikan dosis yang tercatat dalam standar operasional. Bila insektisida terlalu sedikit, maka penyemprotan tidak memberikan hasil maksimal dan hanya meninggalkan bau minyak tanah yang mengganggu kenyamanan. Dosis yang tidak tepat juga dikhawatirkan membuat nyamuk resisten insektisida. Arah angin seringkali luput dari perhatian. Padahal angin yang akan menyebarkan semprotan insektisida ke seluruh wilayah, dalam radius tertentu. Angin juga yang membawa nyamuk terbang berpindah menghindari pestisida.

BACA JUGA :  Babinsa Ajarkan Wawasan Kebangsaan Kepada Anak-Anak TK Harapan Bangsa

Fogging menyebabkan droplet insektisida dan mematikan bagi nyamuk dewasa yang kontak langsung. Saat dikeluarkan dari mesin penyemprot, kabut insektisida akan langsung menyebar sesuai arah angin. Oleh karena itu, sebaiknya penyemprotan dilakukan sesuai arah angin. Penyemprotan yang melawan arah angin akan mengenai tubuh penyemprot bukan nyamuk yang menjadi sasaran. Akibatnya insektisida akan menjadi toksik bagi penyemprot.

Kepala desa Tembelang Subekti Hidayanto S.sos mengucapkan terimakasih banyak kepada Babinsa atas peran serta dan partisipasinya dalam membantu warganya, beliau berharap kedepan warganya terbebas dari demam berdarah.(Pendim0814)