
Lamongan, Sekilasmedia.com – Korban Teguh Raswanto (40) di temukan dalam keadaan tak bernyawa, di duga akibat laka laut terseret arus pada saat mencari ikan atau jaring ikan tanpa menggunakan perahu di bibir pantai sekitaran perairan Sekrikil Desa Tunggul kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Kasus tersebut masih di tanggani Sat Polairud Polres Lamongan, KP X-1011 Bko Ditpolairud Polda Jatim, Polsek paciran dan di back up Subdit gakkum Ditpolairud Polda Jatim. Di ketahui Korban bernama Teguh Raswanto (40) beralamat di Tunggul Rt 003 / Rw 004 Desa Tunggul Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Berawal pada Sabtu tanggal sekira pukul 14.00 Wib. Kurang lebih 500 meter dari bibir pantai Sekrikil Desa Tunggul, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, seorang nelayan Teguh Raswanyo ( korban 40 ) mencari ikan dengan menggunakan jaring tradisional (jaring belanak) tanpa menggunakan perahu disekitar bibir pantai Sekrikil Desa Tunggul Kec. Paciran Kab. Lamongan, Korban mencari ikan sendirian.
Kemudian Sekira pukul 16.00 Wib. istri korban mencari korban di sekitar bibir pantai, namun korban masih terlihat mencari ikan, dengan menebar jaring, di karenakan cuaca hujan istri korban pulang ke rumah, kurang lebih setengah jam suami korban ditunggu di rumah akan tetapi tidak datang-datang, kemudian istri korban kembali ke bibir pantai untuk mencari suaminya, sekira pukul 17.00 Wib. korban tidak kelihatan, hanya saja kelihatan peralatan dan jaringnya.
Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha melaui Kasat Polairud AKP.Erni Sugihastuti membenarkan kejadian tersebut bahwa ada korban seorang nelayan tenggelam di bibir pantai kurang lebih 500 meter dari pinggir pantai. Ungkap Kasat AKP Erni saat di konfirmasi Sekilasmedia.com Minggu (08/01/2023).
“Kami mendapatkan laporan dari Masyrakat dan istri korban, bahwa sudah minta pertolongan pada nelayan setempat (sebelumnya) untuk mencari suaminya yang tidak ditemukan ditempat memcari ikan. sehingga pukul 18.00 Wib peralatan jaring korban dibawa ke pinggir pantai, sedangkan korban sampai sekarang belum di ketemukan masih dalam proses pencarian oleh Team SAR Polairud Polres Lamongan, Kpl BKO X – 1011 Ditpolairud Polda Jatim dan masyarakat nelayan Paciran Kabupaten Lamongan. Jelas Kasat
Setelah melakukan SAR dengan berupaya melakukan pencarian dan penyisiran keras dan serius oleh team gabungan maka pada akhirnha menemui hasil di sekitar pukul 11.30 Wib, jenazah korban ditemukan tidak jauh dari TKP dalam keadaan Meninggal Dunia. ” Kasus ini ditangani Satpolairud Polres Lamongan kpl BKO KPL X 1011 Ditpolairud Polda Jatim dibackup Subditgakkum Ditpolairud Polda Jatim.” Tegasnya.
” Yang Pada akhirnya Korban Tegus Raswanto (40) di temukan tidak jauh dari lokasi mencari ikan dengan keadaan sudah meninggal dengan ciri ciri mayat Tinggi Badan 155 Cm, Berat Badan 58 Kg, Rambut hitam lurus, Kulit Sawo Matang dengan menggunakan Kaos warna biru lengan pendek ada topinya. Papar Kasat Polairud AKP. Erni.
Lanjut Kasat Polairud Erni menerangkan bahwa tindakan Kepolisian Perairan yang telah dilaksanakan Quick Respon mendatangi TKP melakukan olah TKP di lapangan, menutup posko SAR karena korban Teyuh Raswanto sudah di ketemukan oleh Team SAR gabungan bersama masyarakat dan melakukan koordianasi dengan instansi terkait polsek paciran, terkait Evakuasi terhadap korban yang sudah diketemukan di sekitar TKP dalam keadaan meninggal dunia.
Kemudian, ” melakukan Evakuasi Mayat korban Teguh Raswanto (40)ke Puskesmas Paciran menggunakan Ambulance untuk pemeriksaan medis awal, tentang meninggalnya korban. serta di peroleh keterangan korban meninggal dunia murni karena laka laut terseret arus yg deras dan ombak besar, tidak ada unsur pidana.” Paparnya
Tidak hanya itu mas,” Kami juga Kordinasi denga Pemdes ( pemerintah Desa) dan keluarga korban didampingi petugas, penyerahan jenazah korban untuk pemulasaran dan pemakaman secara adat dan menangani kasus kejadian yang terjadi secara profesional dan prosedural sesuai peraturan serta kententuan perundang-undangan yang berlaku, Selain itu kami berharap hal tersebut tidak terulang kembali,” Pungkasnya ( AR)





