
Jombang,Sekilasmedia.com – Penyakit mulut dan kuku (PMK) ini mudah penyebarannya diharapkan para warga masyarakat binaan jangan panik, oleh sebab itu kita harus waspada, Waspada yang dimaksud adalah menjaga kebersihan kandang, menyemprot disinfektan merek apa saja yang bisa dibeli poultry. Atau bisa juga menggunakan detergen yang dicampur air, kemudian disemprotkan ke sekeliling kandang, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Babinsa Koramil Mojowarno jajaran Kodim 0814/15 Serda mujahidin Babinsa DS karanglo melaksankan komsos dan pemantauan membahas tentang ternak sapi terkena penyakit PMK yang pada saat ini sudah membaik. Kamis 09/02/2023.
Dengan turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan monitor ternak tentang perkembangan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) diwilayah binaan, pada kesempatan tersebut menekankan kepada warga agar selalu merawat kandang serta memberikan obat tambahan kepada peliharaan nya seperti kunyit, temu lawak (di parut) serta gulamerah rebus untuk membantu immun supaya tidak mudah terserang penyakit PMK. Dengan turun kewilayh binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan peninjauan dan pengobatan hewan ternak yang diperkirakan sudah mulai terkenak wabah virus PMK (Penyakit Mulut Kuku), kegiatan ini bertujuan agar Virus yang mulai berkembang di hewan tidak mudah menyebar ke hewan lainnya,
Pada kesempatan tersebut Babinsa desa karanglo Serda mujahidin mengungkapan memohon kepada warga masyarakat di wilayah Kecamatan Mojowarno khususnya Desa karanglo supaya tidak panik menyikapi penyakit mulut dan kuku (PMK) atau apthae epizooticae pada hewan ternak sapi yang dipelihara. “Khususnya peternak sapi dimohon yang pertama, jangan panik, pihaknya juga menyarankan, agar kandang hanya dimasuki oleh pemiliknya saja, orang lain tidak usah masuk kandang. Kalau terpaksa harus masuk ke kandang harus cuci tangan dan kaki terlebih dahulu dengan disinfektan, sehingga orang yang masuk benar-benar steril. Juga pemiliknya harus demikian, kalau habis bepergian harus cuci tangan dan kaki pakai sabun atau disinfektan, termasuk sepatu atau sandalnya juga dicuci. Km Hal itu agar terhindar dari virus yang dibawa, mungkin bisa dari pasar atau luar kota dan sebagainya,” terangnya.(Pendim0814)





