Pendidikan

Akhir Mei SMPN 7 Kota Mojokerto Bakal Tampil di Anjungan Jawa Timur TMII

×

Akhir Mei SMPN 7 Kota Mojokerto Bakal Tampil di Anjungan Jawa Timur TMII

Sebarkan artikel ini
Para siswa siswi SMPN 7 saat persiapan tampil di TMII 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Direncanakan pada akhir Mei ini, SMP Negeri 7 Kota Mojokerto mendapat giliran menyajikan pementasan kesenian di anjungan Jawa Timur TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Sebagai pengisi acara, bakal ada beragam pentas kesenian yang bakal ditampilkan oleh lembaga tersebut dalam event tahunan ini.

Kepala SMPN 7 Kota Mojokerto Siti Nuryati, S.Pd, menyampaikan, bahwa bakal mengisi berbagai ragam kesenian dalam acara anjungan Jawa Timur TMII pada 28 Mei nanti. Melalui kesempatan ini, pihaknya berharap kreativitas peserta didik di luar potensi akademik semakin terasah. ’’Sejak awal bulan kemarin, kami sudah mempersiapkan untuk penampilan di anjungan Jawa Timur TMII nanti,’’ ucapnya.

BACA JUGA :  UNTUK KALI PERTAMA SMP NEGERI 4 BANYUWANGI SIAP GELAR UNBK SECARA MANDIRI.

Selanjutnya Siti menyampaikan, selama ajang tersebut siswa bakal menyajikan setidaknya lima kesenian. Di antaranya, tari nayaka cinde, paduan suara, tari remo, dagelan serta Ludruk Spenta Wijaya berjudul Cinde Amoh. ’’Melalui pagelaran pentas seni ini, peserta didik dapat menunjukkan bakat yang dimilikinya kepada publik. Kondisi ini tentu sangat bagus untuk perkembangan peserta didik yang bersangkutan maupun pihak sekolah,’’Urainya.

BACA JUGA :  Berbagai Ajang Kreasi Ditampilkan Dalam Perayaan Dies Natalis ke-27 SMAN 1 Bangsal

Masih ucap Siti, ada berbagai manfaat bagi siswa dari penyajian pementasan kesenian di anjungan Jawa Timur TMII nantinya. Dia menilai, acara tersebut bisa menjadi ajang kreativitas bagi masyarakat khususnya generasi muda. Sekaligus menciptakan rasa cinta terhadap budaya lokal daerah.

’’Tentunya pihak kami juga ingin mendorong siswa dalam mengasah kemampuan mereka khususnya di bidang seni dan budaya. Tentunya, dengan harapan kegiatan ini bisa menjadi upaya pelestarian seni budaya lokal oleh generasi muda,’’ Siti memungkasi.(*)