TENTARAKU

Babinsa Lakardowo Koramil Jetis Dampingi Petani Basmi Hama Wereng

×

Babinsa Lakardowo Koramil Jetis Dampingi Petani Basmi Hama Wereng

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Babinsa Lakardowo Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815/Mojokerto Serma Heri Sasmita bersama Petugas Distan Provinsi Jatim, PPL Kecamatan Jetis dan para petani melakukan penyemprotan tanaman padi guna mengendalikan hama wereng.

Kegiatan pengendalian hama wereng ini berlangsung di lahan yang dikelola Poktan Tali Asih, Dusun Lakardowo, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (6/6/2023) pagi.

Seperti kita ketahui bersama bahwa hama wereng bisa menjadi ancaman serius bagi para petani. Keberadaan hama tersebut paling berbahaya dan sangat merugikan.

BACA JUGA :  Selesai 100 Persen, Hasil Pembangunan TMMD Kodim 0823/Situbondo

Hama wereng ini biasanya menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan tumbuhan dan sekaligus juga menyebarkan beberapa virus.

Sebagai langkah antisipasi meluasnya serangan hama wereng ini, Babinsa Lakardowo Serma Heri Sasmita bersama Petugas Distan Provinsi Jatim, PPL Kecamatan Jetis dan para petani melakukan penyemprotan secara bersama-sama di lahan pertanian wilayah Dusun Lakardowo.

Babinsa Lakardowo Serma Heri Sasmita saat dikonfirmasi via pesan singkat mengatakan, sebelum dilaksanakan penyemprotan para petani mendapat arahan dari Petugas Distan Provinsi Jatim H. Fatkurrohmin dan PPL BPP Kecamatan Jetis, Ester Yuliani.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 16/Bareng Bantu Pembuatan Saluran Irigasi Persawahan

Dalam arahannya, sambungnya, petugas juga menjelaskan tentang obat-obatan yang akan digunakan dalam penyemprotan, yakni Insektisida Vista dan Insektisida Applaud.

Pada kesempatan ini, Babinsa juga mempraktekan tata cara mengaduk obat dengan air dan tata cara penyemprotan dengan baik dan benar. Selanjutnya Babinsa bersama Kasun Lakardowo, Kusmen, mendampingi para petani melakukan penyemprotan tanaman padi guna membasmi dan mengendalikan hama wereng di areal pertanian seluas 5 hektar