
Jombang,Sekilasmedia.com Bolos Sekolah dikalangan pelajar sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Hal tersebut sudah terjadi sejak dulu. Perilaku siswa yang membolos salah satunya terjadi karena siswa mengalami kejenuhan pada kegiatan pembelajaran atau karena mengalami permasalahan dengan guru atau temannya. Apapun penyebabnya, fenomena siswa sering membolos akan dapat merusak citra sekolah. Apalagi jika siswa yang membolos sering terlihat nongkrong di tempat-tempat umum.
(Jumat 7/7/2023).
Perilaku membolos ini sangat serius dan harus segera dilakukan penanganan yang serius supaya tidak menimbulkan dampak yang besar bagi siswa. Perhatian dari berbagai pihak, sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar, sangat dibutuhkan untuk mengatasi perilaku membolos ini.
Dengan adanya hal tersebut pemerintah mengeluarkan Aplikasi “LAPERBOS”.(Lapor Pelajar Bolos Sekolah).
laperbos merupakan aplikasi khusus guna melaporkan kegiatan para pelajar yang bolos sekolah, dan dapat dilaporkan oleh siapapun, sehingga pemerintah dapat dengan cepat dalam menertibkan.
Harapan Pemerintah seluruh warga dapat mensosialisasikan program ini sehingga warga masyarakat dapat berperan serta dalam program ini, serta untuk pemilik wisata diharapkan agar buat aturan khusus untuk pelajar, agar tidak berkunjung pada saat jam sekolah.
Dalam Launching Aplikasi “LAPERBOS” ini Babinsa 0814-17/Wonosalam mendukung penuh dalam kegiatan tersebut. Harapan Babinsa dengan adanya Launching Aplikasi ini akan dapat mengurangi dan tindakan ada lagi para pelajar yang bolos pada jam sekolah.
Sehingga dapat menjadi kan pelajar yang berkarakter dan dapat berdaya saing.






