
Jombang,Sekilasmedia.com Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak dibeberapa wilayah di Kabupaten Jombang,menjadikan semua pihak waspada akan penyebaran penyakit tersebut.Seperti yang dilakukan oleh pihak Koramil 0814/12 Kesamben,mewaspadai penularan penyakit ini dengan turun langsung ke lapangan bersama pemdes dan petugas terkait untuk mengedukasi peternak dan mendata jumlah hewan ternak yang ada di wilayah.
Pelaksanaan edukasi kali ini di laksanakan di Desa Watudakon,tepatnya di kandang sapi milik Ibu Sipah,sembari mengedukasi Ibu Sipah tentang gejala PMK,Serda Endri selaku Babinsa Watudakon Koramil 0814/12 Kesamben,juga mengecek kondisi kandang,kondisi hewan dan mendata jumlah hewan ternak.Kunjungan dan edukasi kali ini disambut baik oleh Ibu Sipah,salah satu pemilik ternak sapi di Desa Watudakon kecamatan Kesamben.Selasa (8/8/2023).
Serda Endri dalam kunjunganya menuturkan “kegiatan ini merupakan bentuk usaha dari TNI guna membatu program pemerintah dalam mencegah meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di beberapa daerah di wilayah kabupaten Jombang.Terkhusus di wilayah wilayah binaan koramil 0814/12 Kesamben,Babinsa turun ke lapangan dengan memberikan edukasi tentang penyakit ini,sehingga diharapkan hewan ternak terhindar dari bahaya penyakit tersebut,” Ucap Serda Endri Faulus.
Semoga info mengenai gejala PMK bisa dipahami peternak dan hewan ternak bisa terhindar dari PMK agar semua warga,khususnya warga Desa Watudakon tidak was was lagi beternak serta harga ternak bisa stabil lagi seperti sediakala.






