Daerah

Polda Jatim Gelar Sispamkota, Buktikan Polri Siap Kawal Pemilu 2024

×

Polda Jatim Gelar Sispamkota, Buktikan Polri Siap Kawal Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo ,Sekilasmedia.com,-Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolres Jajaran Polda Jatim secara langsung menyaksikan Simulasi Sistem Pengamanan kota (Sispamkota), di lapangan Gor Delta Sidoarjo, pada Rabu (23/8/2023).

 

Persiapan jelang tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif tahun 2024 yang akan datang, Polda Jatim berkolaborasi dengan TNI dan stakeholder, melakukan simulasi kesiapan pengamanan Pemilu.

 

Berbagai adegan dalam pengamanan tahapan pemilu diperagakan pada simulasi ini, dari mulai tahapan awal kampanye, hingga pengamanan dari tahapan akhir penghitungan suara di peragakan.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Lepas Keberangkatan CJH Kloter 29 Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH). Hari ini, Bupati Mojokerto melepas keberangkatan CJH kelompok terbang (kloter) 29 di Halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (23/6) petang. Dalam kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberangkatkan CJH kloter 29 sejumlah 128 orang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko melepas keberangkatan CJH yang kedua kalinya. CJH asal Kabupaten Mojokerto kloter 29 ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 20.00 WIB. Dan akan terbang ke tanah suci pada Jumat (24/6) pukul 19.05 WIB. Bupati Ikfina mengimbau, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Ikfina saat naik di salah satu bus rombongan CJH. “Saya ucapkan selamat jalan, semoga semua diberi kelancaran, semua sehat, semua diberi kesabaran. Saya tunggu kedatangannya nanti dalam kondisi semuanya haji yang mabrur. Sekali lagi saya ucapkan selamat jalan, dinikmati ibadahnya, semoga semuanya lancar barokah,” ungkapnya. Pada keberangkatan sebelumnya, Bupati Ikfina berpesan, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. "Selama nanti perjalanan maupun selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, saya minta tolong, tetap menggunakan masker, karena selain Covid-19 masker ini dapat melindungi kita dari penularan berbagai virus penyakit yang lain yang kita tidak tahu bisa saja penyakit itu dibawa oleh para jemaah haji dari berbagai tempat dari seluruh penjuru dunia," ujarnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan kepada CJH asal Kabupaten Mojokerto ini, agar selalu membawa dan menggunakan hand sanitizer dalam pelaksanaan ibadah haji. "Yang kedua, saya minta tolong kemana-mana bawa hand sanitizer, jadi nanti kalian dimana pun sebelum kalian memegang area wajah, sebelum kalian wudhu, dan sebelum kalian membuka masker atau mengganti masker, minta tolong kalian pakai hand sanitizer", bebernya. Dalam melaksanakan ibadah haji, Ikfina juga berharap, para CJH dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan ibadah selengkap-lengkapnya. "Fokus ibadah, yang di rumah sudah ada yang menjaga, mudah-mudahan diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah dan saat nanti pulang dengan membawa barokah nikmat haji mabrur," pungkasnya.

 

Seluruh satuan kerja (Satker) Polda Jatim diterjunkan seperti anggota Intelijen, Reskrim, Sabhara, Brimob, Dokkes dan Humas. Untuk meminimalisir tingkat kerusuhan pada saat berlangsungnya tahapan pemilu. Simulasi Sispamkota ini sebagai pembuktian bahwa Polri siap mengawal pemilu 2024.

 

“Kita hanya menunjukkan lagi ke publik bahwa Polri berkolaborasi dengan TNI dan seluruh stakeholder, ada KPU dan yang lain, kita siap melaksanakan kegiatan pengamanan pemilu di tahun depan dan ini tahapan-tahapan yang harus kita lakukan sebagai suatu bentuk kesiapan kita,” jelasnya Kapolda Jatim usai gelaran Sispamkota di Got Sidoarjo.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 394 PNS Informasi

 

Lebih lanjut, Kapolda Jawa Timur menjelaskan, pihaknya telah memetakan potensi kerawanan sehingga ini akan memudahkan tugas-tugas Polri dalam pengamanan pemilu nantinya.

 

“Dari 246 sebelumnya saat kami masuk di tahun lalu ada potensi kerawanan dan saat ini sudah tereduksi semua ya, kita berharap itu bisa kita pertahankan dari potensi konflik yang ada di Jawa Timur, sehingga ini akan lebih memudahkan tugas-tugas kita dalam pengamanan kegiatan pemilu nanti,” pungkasnya Kapolda Jatim.(sud)