TENTARAKU

Penyuluhan Pengolahan Sampah TMMD Kodim Kendal

×

Penyuluhan Pengolahan Sampah TMMD Kodim Kendal

Sebarkan artikel ini

KENDAL,sekilasmedia.com-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk membantu pembangunan di desa-desa terpencil atau kurang berkembang. Program ini melibatkan personel TNI dari berbagai angkatan serta melibatkan masyarakat setempat.

Selain kegiatan fisik, TMMD juga melakukan kegiatan-kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat, Hal ini ini pun dilaksanakan Kodim 0715/Kendal dalam program TMMD 118 di Desa Purwogondo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Jumat (06/10/23).

BACA JUGA :  Empaty Foundation gelar vaksin mandiri Bersama Relawan Bakesta

Dalam rangka pencapaian tujuan TMMD yakni meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan desa, serta mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Satgas TMMD Reg 118 Tahun 2023 Kodim 0715 Kendal menyelenggarakan Sosialisasi Pengolahan Sampah bertempat di Balai Desa Bebengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal sebagai narasumber.

Kepala Desa Bebengan, Wastoni saat membuka acara mengatakan, pembinaan melalui sosialisasi pengolahan sampah berbasis masyarakat ini sangat penting dalam rangka menjaga lingkungan agar tetap bersih, asri, dan sehat.

“Harapan saya agar warga Desa Bebengan dapat menerima materi pelatihan ini, sehingga dapat memanfaatkan sampah sebagai nilai ekonomis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan juga kebersihan di desa,” tegasnya.

BACA JUGA :  Personel Kodim 0105/Aceh Barat Patroli Dan Kampanye Kreatif Covid-19, Warga Berhamburan

Sementara itu, Novia Maratus Sholikha, ST, DLH Kab. Kendal selaku pemateri dalam acara ini menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat saat ini menjadi agenda utama dalam program pengelolaan sampah nasional yang melibatkan masyarakat secara langsung sebagai langkah mengurangi dan mendaur ulang sampah.

“Jelas dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam kegiatan pemanfaatan dan pengelolaan sampah. Sehingga dapat memberikan nilai ekonomis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (Pendim0715).