Mojokerto,sekilasmedia.com – Hasil jeblok yang diraih Manchester United di kompetisi Liga Champions Eropa tengah pekan ini kembali membuka spekulasi tentang masa depan pelatih Eric Teh Hag.
MU baru saja kalah 0-1 dari Bayern Munich, Rabu (13/12) dini hari. Hasil itu menambah rentetan kekalahan yang harus diderita Setan Merah baik di Liga domestik atau Liga Eropa. United bahkan harus menahan malu karena berada di posisi juru kunci Grup A.
Sejumlah nama beken kini mulai dikaitkan untuk mengudeta Eric Ten Hag dari posisi manajer MU. Di Inggris, ada nama besar eks pelatih Chelsea Graham Potter. Mantan bos Real Madrid Julen Lopetegui dan Zinedine Zidane juga ikut dihubung-hubungkan. Khusus Zidane, dia bahkan sudah berusaha melepas penghambat karirnya di Negeri Elizabeth.
Bahasa Jadi Kendala Zidane Latih Tim Inggris
Pada 2022 lalu, Zidane pernah mengatakan pada L’Equipe bahwa bahasa menjadi kendala baginya untuk bisa plesiran ke sejumlah negara. Hal inilah yang kemudian dipercaya menjadi alasan kenapa Legenda Prancis ini belum bersedia melatih klub Inggris.
“Orang sering bilang, ‘Anda tak ingin ke Manchester ?’ Saya bisa Bahasa Inggris meski tidak sepenuhnya lancar. Ya, saya tahu banyak manajer yang melatih klub tanpa perlu paham bahasa mereka, tapi cara kerja saya beda.” Ujarnya.
Zidan Mulai Serius Belajar Bahasa Inggris
Nampaknya Zidane kini sudah siap menjajal kerasnya persaingan di Premier League. Hal ini disampaikan oleh mantan rekannya di Timnas Prancis, Emmanuel Petit. Petit mengklaim Zidane sudah kursus Bahasa Inggris dalam beberapa bulan terakhir.
“Saat ini memang tidak banyak lowongan pekerjaan yang bagus di Inggris. Tapi, fakta bahwa Dia belajar Bahasa Inggris mengisyaratkan bahwa melatih di Inggris bisa menjadi hal yang dia pertimbangkan.
Manchester United sendiri tentunya perlu mempertimbangkan sosok Zinedine Zidane, karena dia jelas pelatih yang sudah membawa Real Madrid meraih banyak trofi, khususnya di kompetisi Eropa.
Ketegasan dan pengalaman Zidane dalam mengolah pemain bisa menjadi jawaban atas masalah indisipliner dan respect yang jadi masalah para pemain The Red Devils. (Joe)






