
Malang, sekilasmedia.com – Capres 03 Ganjar Pranowo menghadiri kampanye akbar di Malang. Ribuan kelompok kesenian Bantengan Malang turut berpartisipasi meramaikan kampanye akbar paslon 03 di lapangan GOR Ken Arok Kota Malang. Selasa (30/01).
Tampak Antusiasme dari kelompok kesenian kesenian Bantengan dari seluruh Malang Raya meskipun diguyur hujan lebat dalam kegiatan itu.
Sampai di lokasi kampanye, Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo rela hujan-hujanan bersama para pendukungnya saat menghadiri acara kampanye akbar di Lapangan Ken Arok, Malang.
Sampai Ganjar pun mengaku terharu karena pendukungnya tetap bertahan di bawah guyuran hujan untuk menantikan kedatangannya di acara kampanye tersebut.
“Saya terharu tapi pada saat yang sama Malang membikin darah kita mendidih, Malang membikin kita semangatnya tidak pernah luntur, hujan bukan halangan, kalau seperti ini kondisinya, Malang sedang menjemput kemenangan,” kata Ganjar.
Menurut Ganjar, keteguhan pendukungnya itu merupakan tanda semangat untuk menyelamatkan demokrasi.
“Kalaulah kemudian air yang diberikan Tuhan, Allah kasih air hujan ini, kita nikmati bersama dan tidak membikin kita meninggalkan tempat ini, maka tidak ada satu pun kekuatan yang bisa mengusir rakyat untuk kita memenangkan pemilu,” kata.
Ganjar juga berpesan kepada para pendukung untuk semakin giat turun menemui rakyat seiring dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
Selain itu juga meminta pendukungnya menyebarkan sejumlah program yang ia janjikan, misalnya, 1 keluarga miskin 1 sarjana dan pemberdayaan perempuan.
“Waktu yang tinggal pendek ini mari kita pakai untuk selalu ketemu rakyat, turun ke rakyat, bertemu dengan rakyat dan dengarkan suara mereka. Di situlah rakyat akan menyampaikan kepada kita seluruh aspirasinya dan kesempatan Bapak Ibu untuk menjelaskan berapa program yang tadi saya sebut,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa selain dilaksanakan kampanye akbar oleh Capres Ganjar Pranowo di area lapangan Gor Ken Arok, didalam Gor sendiri juga dilaksanakan Harlah 78 tahun Muslimat NU yang dihadiri Gus Miftah dan Khofifah Indar Parawansa. (BAS)





