
Jombang,Sekilasmedia.com– Dalam upaya untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, Tim Gabungan Kecamatan Mojoagung melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Balai Desa Dukuhdimoro. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 35 orang yang terdiri dari berbagai pihak terkait. Jum’at (26/01/2024)
Dalam kegiatan tersebut, Serma Rudi S hadir mewakili Danramil 0814-10/Mojoagung Kapten Inf Hernawan. Serma Rudi S merupakan salah satu anggota TNI yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan PSN ini. Kehadirannya sebagai perwakilan Danramil menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung upaya pemberantasan sarang nyamuk di wilayah Mojoagung.
Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh penting, termasuk Camat Mojoagung, Bapak Muchtar SIP MSI, Sekcam Mojoagung, Korwilker Pendidikan, PPAI Mojoagung, Kapus Mojoagung, Kepala Desa Dukuhdimoro, Babinsa Dukuhdimoro, Bhabinkamtibmas Dukuhdimoro, Koordinator PPL, Kasi SOSBUD Kecamatan Mojoagung, Bidan Desa Dukuhdimoro, dan Kader Jentik Desa Dukuhdimoro.
Kegiatan PSN ini merupakan upaya bersama untuk mengurangi populasi nyamuk yang menjadi vektor penyebaran berbagai penyakit, seperti demam berdarah dan malaria. Tim Gabungan Kecamatan Mojoagung telah bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan peninjauan dan pemberantasan sarang nyamuk di wilayah Desa Dukuhdimoro
Serma Rudi S menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangan sarang nyamuk.
Camat Mojoagung, Bapak Muchtar SIP MSI, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PSN ini. Beliau mengingatkan seluruh warga untuk aktif melaksanakan upaya pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari nyamuk penyebab penyakit.
Kegiatan PSN di Desa Dukuhdimoro ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Mojoagung. Dengan kerjasama yang solid antara pihak terkait dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang sehat dan bebas dari nyamuk penyebab penyakit.






