TENTARAKU

Babinsa Ngampel Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Nasional Pusat di Balai desa Ngampel

×

Babinsa Ngampel Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Nasional Pusat di Balai desa Ngampel

Sebarkan artikel ini

Jombang,sekilasmedia.com-Di Kantor Desa Ngampel Kecamatan Ngusikan Kab. Jombang, berhasil menyelenggarakan kegiatan pembagian bantuan Pangan Nasional Pusat khusus untuk masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama memberikan bantuan secara tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Selasa (26-03-2024).

Untuk mendukung kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat Desa, pemerintah daerah berkolaborasi dengan Bulog untuk menyediakan bantuan beras secara berkala. Kantor Desa Ngampel menjadi pusat distribusi bantuan beras, sebuah upaya yang terkoordinasi dengan baik oleh pihak desa, melibatkan Babinsa Ngampel Koramil 09/Kudu Kodim 0814/Jombang, serta petugas administrasi dan relawan dari masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Progres Bertambah, Satgas TMMD Siapkan Adonan Untuk Alas Rumah Boinem

Proses distribusi dilakukan dengan berpegang pada data penerima manfaat yang telah terdaftar sebelumnya. Sebelum pelaksanaan kegiatan, pihak desa melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai waktu, tempat, dan prosedur pengambilan bantuan beras. Informasi ini disebarluaskan melalui para kepala dusun yang ada di Desa Ngampel.

Pada hari pelaksanaan, masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat datang ke Kantor Desa Ngampel sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Mereka diminta untuk membawa identitas diri dan kartu keluarga untuk mempermudah proses verifikasi. Setibanya di kantor desa, penerima bantuan disambut oleh petugas yang telah siap dengan daftar nama penerima manfaat. Identitas penerima diverifikasi agar sesuai dengan data yang ada dan kemudian mereka mereka mendapatkan jatah pembagian beras sebanyak 10kg/kk.

BACA JUGA :  Babinsa Pandanwangi Koramil 02 Diwek Melaksanakan Komsos Dengan Linmas di Desa Binaannya

Koptu Hendrik Babinsa Ngampel Mengatakan bahwa Proses distribusi dapat dilakukan secara tertib dan transparan, menghindari kesalahan atau kebingungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan beras sampai kepada yang membutuhkan secara adil dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal dan membantu mereka mengatasi tantangan hidup dengan lebih baik.