Daerah

Pemkab Lamongan Gelar Peringatan Nuzulul Quran

×

Pemkab Lamongan Gelar Peringatan Nuzulul Quran

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Sekilasmedia.com – Nuzulul Qur’an atau turunnya Al-Quran merupakan malam peringatan turunnya kitab suci Al-Quran sebagai mukjizat untuk Nabi Muhammad Saw. Peringatan Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan atau Rabu (27/3) lalu, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama pengurus Masjid Agung Kabupaten Lamongan menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Lamongan, Kamis (28/3/2024).

Diutarakan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, peringatan tersebut menjadi momentum untuk terus menggelorakan ayat-ayat suci Al-Quran sebagai petunjuk kehidupan manusia.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat memperingati Nuzulul Quran, turunnya Al-Quran sebagai petunjuk kehidupan manusia, akan menjadi momen sangat penting bagi perjalanan ibadah kita semua,” tutur Pak Yes.

BACA JUGA :  Pemkab Gelar Rapat Konsolidasi Pengawasan Koperasi

Sebab, turunnya Al-Quran secara berangsur-angsur dari lauhul mahfudz ke baitul izzah sebagai pedoman hidup umat manusia, mengikuti kejadian yang di alami Nabi Muhammad Saw dengan berbagai perintah dan larangan Allah SWA.

Selain itu, Pak Yes, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus hadirkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Al-Quran guna mengharap keberkahan dan cahayanya.

“Kita hadirkan berbagai ibadah dan kita terus gelorakan kegiatan Khotmil Quran hingga lainnya yang berkaitan dengan Quran, bahkan kita memberikan beasiswa khusus S2 bagi yang hafal Alquran 30 juz, sehingga kita harapkan bisa terus menghadirkan cahaya Al-Quran di seluruh pelosok kehidupan masyarakat dan tentu sudut-sudut,” tambah Pak Yes.

BACA JUGA :  Karya Wisata Siswa Kelas XI SMA Taruna Nusantara di Madivif 2 Kostrad

Sementara itu, Abdurrahman Faqih Pengasuh Ponpes Langitan Tuban dalam tausiyahnya mengatakan, kemuliaan seseorang yang paling baik yaitu yang mempelajari Al-Quran kemudian mengamalkan dan mengajarkannya.

“Tapi masyaallah banyak yang mengajar Al-Quran tapi dipandang sebelah mata, padahal masyaallah mereka luar biasa agungnya di sisi Allah. Malaikat sampai iri, mereka ingin mendengar lantunan Al-Quran Bani Adam. Kurangnya pemahaman sehingga kita kurang memuliakan ahli Al-Quran. Mereka yang mengajar anak-anak di TPQ Madin, masyaallah orang-orang yang tinggi derajatnya di sisi Allah,” katanya.

Tidak hanya itu, pengasuh ponpes terbesar di Tuban tersebut mengatakan, setiap orang yang melafalkan satu huruf kitab Allah (Al-Quran) maka akan dilipat gandakan pahalanya menjadi 10 kali lipat. (rud)