Sidoarjo ,Sekilasmedia.com-Yang cukup menarik, maksud kegiatan ini tidak hanya sebagai langkah pemberdayaan bagi kalangan UMKM agar berdaya saing tinggi, sekaligus harus adaptif dengan perkembangan teknologi digital.
Lebih dari itu, hadirnya Abah Usman, sapaan pimpinan legislatif yang juga berstatus sebagai bakal calon bupati PKB pada Pilkada Sidoarjo 2024 ini dirasa telah memberikan energi tersendiri bagi para pelaku UMKM untuk terus maju dan berkembang ke depannya.
Sementara Abah Usman, sendiri sudah begitu familier bagi mereka. Hampir semua peserta sudah mengenal sebagai orang yang humble dan komunikatif, meski sehari-hari menjabat sebagai orang nomor satu di lembaga legislatif Sidoarjo.
Sehingga kegiatan pelatihan ini terasa begitu ganyeng, penuh kekeluargaan dengan diwarnai komunikasi timbal balik. Peserta begitu antusias menyimak sekaligus bertanya, yang langsung dijawab oleh Abah Usman dengan bahasa yang mudah dipahami.
Sementara Abah Usman menjelaskan tanpa disadari bahwa seiring perkembangan digiltal dewasa ini telah merubah perilaku rutinitas masyarakat. Termasuk merubah kebiasaan pemasaran secara konvesional (offline), menjadi online, seiring perkembangan platform media digital.
Karena dengan cara online, terbukti akan mendapatkan kemudahan, dan kecepatan dalam berjualan. “Ini sudah menjadi tuntutan kita semua. Karena dengan cara online akan lebih mudah, cepat tanpa ribet. Dan berpotensi merubah segalanya,
Lebih lanjut, Abah Usman mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan pelatihan ini, karena memang dibutuhkan sebagai langkah pemberdayaan UMKM . “Kami di DPR tentunya tidak ragu menfasilitasi, usulan dan gagasan yang positif sebagai legalitas program kegiatan berkesinambungan untuk kebaikan warga Sidoarjo,”ujarnya.
Ditambahkan bahwa sistem pemasaran produk melalui online bisa meningkatkan ekonomi kreatif, sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Sehingga multy playernya dapat meningkatkan sumber penghasilan. “Ini muara terwujudnya legalitas pemasaran secara online. Di antaranya optimalisasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis kreativitas. Ini juga sebagai upaya perbaikan kesejahteraan rakyat,
Untuk itu, pihaknya berharap para pelaku UMKM agar terus adaptif dengan perkembangan teknologi digital, yang menempatkan konsumen tanpa terikat oleh ruang dan waktu. Sehingga menuntut pelaku usaha terus berkreatif ditopang kecerdasan komunikasi dalam promosi kualitas produksi agar diminati komsumen” Pungkasnya (Sud)






