Daerah

Disporapar Kota Malang Didukung Kemenparekraf Bersama Disbudpar Jatim Gelar Malang Flower Carnival

×

Disporapar Kota Malang Didukung Kemenparekraf Bersama Disbudpar Jatim Gelar Malang Flower Carnival

Sebarkan artikel ini

Malang, sekilasmedia.com – Puncak peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di Kota Malang ditandai dengan gelaran Malang Flower Carnival (MFC) kemarin (25/8). Sebanyak 377 peserta menampilkan kostum eksotis yang rata-rata berukuran jumbo. Mayoritas menyertakan replika kepala singa sebagai simbol Arema.

Tahu ini, event yang diinisiasi komunitas Malang Flower Carnival (MFC) itu memang mengusung tema The Magnificent of Arema. Berbagai kostum yang mencerminkan budaya dan kearifan lokal Kota Malang ditampilkan para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan turut tampil dalam event Malang Flower Carnival (MFC) 2024, karnaval bertema bunga terbesar di Indonesia, yang digelar di area Alun-alun Tugu Kota Malang.

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan, didampingi Pj Ketua TP PKK Kota Malang Septiana Iwan Kurniawan bersama jajaran Forkopimda Kota Malang melakukan devile kostum menyapa warga yang telah memadati Alun-alun Tugu Kota Malang dan Jalan Kertanegara.

Kemeriahan karnaval MFC diawali dengan pemukulan genderang secara serentak oleh Pj Iwan Kurniawan bersama Forkopimda di halaman Balai Kota Malang. Malang Flower Carnival tahun ini merupakan gelaran yang ke-14 dan menjadi event karnaval yang bertahan sejak 2010.

BACA JUGA :  Pjs Bupati Sidoarjo Pimpin Langsung Upacara Peringatan Ke 96 Sumpah Pemuda

Tahun ini mengusung tema ‘The Magnificent of Arema’. Tema ini merepresentasikan semangat juang, persaudaraan, serta perpaduan seni budaya dan keindahan alam sebagai kebanggaan bersama warga Kota Malang.

“Malang Flower Carnival tahun ini merupakan perwujudan kebanggaan tersebut. Peserta karnaval, dengan kreativitas luar biasa, menampilkan kostum, dekorasi yang mencerminkan semangat dan kebanggaan Arema. Ini bukan hanya sebuah karnaval, tetapi juga sebuah perayaan identitas sebagai Arek Malang,” kata Pj Walikota Malang Iwan Kurniawan.

Pj Iwan juga menyebut event spektakuler ini mampu menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari warga, wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Menurutnya, even ini efektif untuk meningkatkan sektor ekonomi kreatif dan menguatkan citra Kota Malang sebagai destinasi pariwisata. “Tentunya ini akan berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan Kota Malang,” kata Pj Iwan Kurniawan.

Diketahui, Malang Flower Carnival sukses diikuti 377 peserta. Ini ikut menggulirkan aspek perekonomian termasuk pelaku UMKM. Diantaranya, 75 akomodasi home stay dan hotel, serta 100 operator tour paket wisata terjual.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi turut melaporkan, MFC 2024 merupakan satu-satunya karnaval bunga terbesar dan terlama di Indonesia. Sejalan dengan karakteristik Kota Malang sebagai ‘Kota Bunga’.

BACA JUGA :  Polisi Peduli, Ditpolairud Polda Jatim Droping Air Bersih untuk Warga Mantup Lamongan

“Didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Kami bangga menghadirkan sajian karnaval terbaik untuk warga Malang dan sekitarnya. Kegiatan ini sekaligus memperkuat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di kota ini,” jelas Baihaqi.

MFC 2024 melibatkan 377 peserta dan performer yang terdiri dari 121 kostum karnaval, 26 kostum karakter, 46 fashion flower, 30 peserta undangan dan 14 peserta kehormatan.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang seni dan budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan melibatkan pelaku UMKM, 75 akomodasi, dan lebih dari 100 operator tour,” urainya.

Lebih lanjut menurut Baihaqi bahwa kerja sama strategis antara pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat akan menjadi kunci dalam mengembangkan sektor pariwisata di masa mendatang.

“Malang Flower Carnival 2024 kembali membuktikan Kota Malang sebagai kota penuh kreativitas dan potensi besar. Siap menyambut lebih banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” tukasnya. (BAS)