Daerah

Rahmat Santoso : Jika Diperintah Saya Inginnya Bupati Bukan Wabup Blitar 

×

Rahmat Santoso : Jika Diperintah Saya Inginnya Bupati Bukan Wabup Blitar 

Sebarkan artikel ini
Rahmat Santoso, Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur

Blitar, Sekilasmedia.com-Terkait Pilkada Kabupaten Blitar yang sudah semakin dekat menuju pendaftaran ke KPU yaitu pada tanggal 27 Agustus ini, partai partai politik di Kabupaten Blitar tampak belum ada satupun yang memberikan rekomendasi ke Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar .

 

Mantan Wakil Blitar Rahmat Santoso ketika ditemui media di Blitar dan di tanya pendapatnya terkait Pilkada Kabupaten Blitar dan langkah PAN menjelaskan,” Saya sebagai Kader PAN dan juga pengurus di Partai PAN saya tegak lurus pada Ketua Umum, apapun keputusannya jika rekom itu turun kepada siapapun maka saya harus menghormati itu. Dan jika saya di suruh kampanye pun saya siap turun, namun saya kritisi sikap DPD PAN Kabupaten Blitar seharusnya pede mengusung Bupati kok malah mengusung Wakil Bupati, Kalau saya lebih pede mengusung Bupati ,” tegas Rahmat Santoso pada Minggu (4/8/2024).

BACA JUGA :  IODI Sumsel Gaspol Menuju Musprov 2026, Fokus Regenerasi Dan Prestasi Atlet

 

“Karena PAN itu di Kabupaten Blitar itu punya lima kursi itu modal PAN dan PAN itu kan termasuk anggota KIM , maka jika Ketua Umum memberikan perintah untuk mencalonkan saya tidak mau untuk menjadi Wakil Bupati lah , harus Bupati karena PAN itu kan termasuk dalam KIM,”tambahnya.

BACA JUGA :  Sidak TPS, Walikota Pastikan Kota Mojokerto Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2019  

 

Ketika di tanya apa rekom PAN sudah memberikan rekomendasi kepada seseorang, Rahmad menjawab,”Oh kalau itu saya belum tahu, karena rekom itu turun dari DPP ke DPW baru turun ke DPD”.

 

“Yakin seyakin yakinnya nanti KIM yang beranggotakan termasuk di dalamnya ada PAN akan mengusung Bupati untuk pilkada Kabupaten Blitar bukan sebagai Wakilnya,” tegas Rahmat Santoso yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur .

 

“Koalisi Indonesia Bersatu ( KIM ) itu di pusat masih sangat solid, dan saya sempat bertemu dengan Pak Hasyim bahwa apa yang di pusat akan diterapkan di bawah,”pungkas Rahmat Santoso. ddg