TENTARAKU

Satgas TMMD 121 Kodim 0827/Sumenep Kembali Perluas Areal Tanam Padi di Dasuk

×

Satgas TMMD 121 Kodim 0827/Sumenep Kembali Perluas Areal Tanam Padi di Dasuk

Sebarkan artikel ini

Sumenep,Sekilasmedia.com – Kodim 0827/Sumenep kembali perluas areal tanam padi melalui kegiatan TMMD ke 121 tahun 2024 yang digelar di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep pada Minggu (4/8) kemarin.

Gerakan penanaman padi yang dilakukan saat ini adalah sasaran tambahan TMMD ke 121 yang merupakan program unggulan KASAD, sekaligus mendukung program perluasan arah tanam kementerian pertanian.

Hadir dilokasi Dansatgas TMMD 121 Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P.,M.Han, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan dari Kementan RI Dr. Rachmat, S.Si., M.Si, Kadistan Sumenep Khainur Rasyid beserta staf, Danramil 0827/12 Dasuk Kapten Arh Bernawi, Korluh serta PPL Kecamatan Dasuk, Kades Dasuk, Kelompok Tani dan Persit.

BACA JUGA :  Program Vaksin GRATIS Koramil 0828/07 Ketapang Untuk Masyarakat Umum hingga pelosok desa

Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P.,M.Han mengatakan penanaman padi yang dilakukan saat ini seluas 5 hektar dan akan dilakukan secara bertahap. Sementara, untuk benih yang digunakan adalah varietas Inpari 42.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para kelompok petani yang sampai dengan saat ini telah berjuang keras melawan cuaca kemarau, namun tetap mempertahankan tanam padi untuk menjaga stabilitas pangan kita,” ucapnya saat di konfirmasi. Senin (5/8/2024).

Pihaknya juga berharap kepada para petani di wilayah Kabupaten Sumenep terus perluas areal tanam padi dengan memanfaatkan sistem pengairan sumur bor atau pompanisasi sehingga bisa mencapai sesuai target.

“Harapannya, semoga gerakan tanam padi ini bisa berjalan terus, sehingga target kita dalam mencapai ketahanan pangan ini bisa tercapai,” harapnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Mojoagung Berkolaborasi Dengan Tim Gabungan Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)

Sementara itu, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan RI Dr. Rachmat, S.Si., M.Si mengatakan bahwa komitmen dari pemerintah, baik pusat, daerah maupun dari jajaran TNI untuk senantiasa menjaga ketahanan pangan telah dibuktikan di Sumenep meskipun kondisi cuaca sedang musim kemarau.

Menurutnya, kompetisi komoditas pertanian di Sumenep juga luar biasa, karena banyak petani yang membudidayakan tembakau. Akan tetapi, di kelompok tani disini masih bisa berbudidaya padi walaupun musim kemarau.

“Ini menunjukkan bahwa yang namanya petani, kalau ada air pasti tanam padi, oleh karena itu program pemerintah menyediakan air melalui pompanisasi saat ini adalah solusi dimasa El nino dalam rangka menjaga ketahanan pangan,” ungkapnya.(Red)

Sumber, Pendim 0827/Sumenep