Sekilasmedia.com-Review Samsung Galaxy Z Fold 6 : Desain Lebih Kotak Dan Performa Tinggi Dengan Snapdragon 8 Gen 3 For Galaxy
Samsung Galaxy Z Fold 6 resmi diluncurkan secara global pada Juli 2024.
Samsung menjadi salah satu vendor yang pertama menghadirkan konsep ponsel lipat ke dunia. Itulah alasannya kenapa kehadiran Samsung Galaxy Z Fold 6 layak dinantikan.
Kemunculannya sekaligus menjadi penerus bagi Samsung Galaxy Z Fold 5 yang dirilis tepat setahun sebelumnya. Dengan selisih setahun, seharusnya kita akan menemukan banyak perubahan drastis pada ponsel lipat bersertifikasi IP48 ini. Daripada penasaran, yuk simak saja review Samsung Galaxy Z Fold 6 di bawah ini!
1. Desain
Jika kamu sempat membandingkan foto penampakan dari Galaxy Z Fold 5 dan Galaxy Z Fold 6, pasti bakal langsung menemukan perbedaan di segi desain layar cover. Untuk kali ini, layar bagian pojok kiri atas tampak lebih lancip sehingga terlihat lebih “kotak”.
Hal itu jelas membuat ukuran layar penutup yang awalnya 6,2 inci pada Galaxy Z Fold 5 kini menjadi 6,3 inci pada Galaxy Z Fold 6.
Makin luas, tentu konten yang dilihat juga akan semakin besar. Selain itu, Samsung pun sukses membuat bodinya lebih tipis. Ketika dilipat, ponsel ini hanya setebal 12,1 mm. Sedangkan, saat menggunakan layar utama pada ponsel, ketebalannya hanya 5,6 mm. Sebelumnya, Galaxy Z Fold 5 memiliki ketebalan 13,4 mm saat dilipat dan 6,1 mm saat dibuka.
2. Layar
Sungguh tak disangka memang layar Galaxy Z Fold 5 saja sudah sangat terang, Samsung justru berhasil memberikan layar yang lebih cerah lagi pada Galaxy Z Fold 6. Untuk diketahui, layar cover HP ini menggunakan Dynamic LTPO AMOLED 2x berukuran 6,3 inci. Resolusi layarnya sebesar 968 x 2.376 piksel dengan kerapatan 410 ppi.
Untuk layar utama menggunakan panel Foldable Dynamic Typo AMOLED 2x berukuran 7,6 inci dengan resolusi 1.856 x 2.160 piksel, sementara kerapatan layarnya adalah 374 ppi.
Layar utama dan cover bakal mendukung refresh rate hingga 120 Hz yang membuat pengalaman scrolling jadi 2x lipat lebih mulus. Karena keduanya didukung oleh teknologi LTPO, sehingga refresh rate layar juga dapat disesuaikan antara 1 Hz hingga 120 Hz demi menjaga ketahanan baterai pada saat layar dalam kondisi diam.
3. Kamera
Di belakang bodi ponsel terdapat tiga buah kamera yang mencakup sensor 50 MP (Samsung ISOCELL GN3), kamera 10 MP telefoto (Samsung ISOCELL 3K1), dan ultrawide 15 MP (Samsung ISOCELL 3LU).
Nyaris tak ada perubahan dengan sang pendahulu, kecuali pada kamera ultrawide yang menggunakan sensor baru untuk bisa menangkap cahaya lebih banyak. Karena ini ponsel lipat, maka ditemukan dua kamera selfie yang diletakkan di lokasi yang berbeda.
Di bagian layar cover menggunakan kamera 10 MP berukuran sensor 1/3 inci. Sedangkan di layar internal, ditemukan kamera selfie 4 MP yang mengusung desain under display camera.
4. Performa
Sebagai penerus Galaxy Z Fold 5, sudah seharusnya Galaxy Z Fold 6 menggunakan chipset generasi lanjutan dari apa yang ada sebelumnya. Dalam hal ini, Galaxy Z Fold 6 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy. Sebuah peningkatan dari Galaxy Z Fold 5 yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy.
Dengan berbekal chip tersebut, Galaxy Z Fold 6 dapat berjalan lancar saat memainkan Genshin Impact, yakni salah satu game dunia terbuka terberat di Android. Bahkan pada pengaturan grafis tertinggi juga gerakan animasi akan tetap terlihat mulus dengan detail pemandangan yang lebih indah.






