Peristiwa

Cuaca Buruk, Sejumlah Nelayan Yang Melaut di Perairan Jembrana Hilang 

×

Cuaca Buruk, Sejumlah Nelayan Yang Melaut di Perairan Jembrana Hilang 

Sebarkan artikel ini
Tim SAR melakukan evakuasi nelayan yang hilang di perairan Jembrana

Jembrana,Sekilasmedia.com
Cuaca buruk yang melanda perairan selatan Jembrana, mengakibatkan sejumlah nelayan yang melaut hilang, pada Sabtu (22/3).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya ada 3 laporan nelayan hilang. Sebagian sudah ditemukan, namun beberapa nelayan lainnya masih dalam pencarian.

Tiga orang nelayan yang masih hilang berasal dari Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana. Mereka diperkirakan hilang di perairan menuju Soka, Tabanan.

Adapun tiga nelayan itu masing masing bernama Ahmad Baiti, Maulidin dan Hairul. Hingga pukul 21.00 Wita belum juga ada kabar, sementara rekan nelayan lainnya sudah kembali.

BACA JUGA :  Motor Meledak, Dapur Milik Janda di Lumajang Hangus Terbakar

Selain itu, seorang nelayan asal Desa Tegalbadeng Barat, I Komang Suma (38) juga dilaporkan hilang terseret arus keras saat mancing di perairan Pengambengan. Dimana proses pencarian korban hingga hari ini masih terus dilakukan.

Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, Minggu (23/3) membenarkan kejadian tersebut. Korban Komang Suma mancing ikan bersama tiga orang temannya Kadek Wahyu (30) Putu Adi (31) dan Komang Agus Triana (27), mereka hendak dalam perjalanan pulang ke muara Ketapang.

Namun sebelum hilang, korban sempat menceburkan diri ke laut untuk mengikat tali katir sampan yang lepas. Tiba tiba ombak besar datang menghantam sampan dan korban terlepas dari sampan lalu menghilang.

BACA JUGA :  Siswa dan Mahasiswa Demo Tolak RUU Di Kantor DPRD Pamekasan Berakhir Ricuh Dan Anarkis

Sementara itu nelayan lain asal Desa Perancak, Yeh Kuning dan Pengambengan yang dikabarkan hilang berhasil selamat. Salah satunya adalah I Wayan Kartika (54) asal Perancak, perahu jukungnya dihantam gelombang tinggi.

Kemudian nelayan asal Yeh Kuning, yakni I Dewa Komang Yudi Partika (51) dan I Dewa Komang Sudiana (62) selamat, setelah perahu mereka terombang ambing di tengah laut karena mati mesin. Tim SAR berhasil mengevakuasi keduanya di perairan Rambut Siwi Yehembang.

Untuk korban lainnya adalah Joko (45) nelayan asal Banjar Munduk, Desa Pengambengan, sampannya terbalik dihantam ombak besar dan berhasil diselamatkan.

Penulis : Soni

Editor: Kaylla