Daerah

Bimtek Pemotongan Hewan Kurban di Pasuruan Tekankan Standar Kesehatan Hewan dan Kepatuhan Syariat 13 Titik Pelatihan Khusus Takmir Masjid

×

Bimtek Pemotongan Hewan Kurban di Pasuruan Tekankan Standar Kesehatan Hewan dan Kepatuhan Syariat 13 Titik Pelatihan Khusus Takmir Masjid

Sebarkan artikel ini
Kegiatan bimtek di desa Bulusari gempol bersama dinas perternakan (foto, sail)

Pasuruan,Sekilasmedia.com– Dalam upaya meningkatkan kualitas dan ketertiban pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban yang mengedepankan standar kesehatan hewan dan prinsip syariat Islam.

Kegiatan ini diselenggarakan di 13 titik lokasi di Kabupaten Pasuruan dan diikuti khusus oleh takmir masjid, yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan kurban di lingkungan masing-masing. Hadir dalam kegiatan ini Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), serta sejumlah penyuluh veteriner, termasuk drh. Panti Absari sebagai narasumber utama.

Standar Kesehatan Hewan sebagai Prioritas

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh. Ainur Alfiyah, melalui drh. Panti Absari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menyembelih hewan kurban secara benar, aman, dan bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Bappeda Litbang Gelar Uji Publik Road Map di Kota Probolinggo

Dalam pemaparannya, drh. Panti Absari menekankan pentingnya penerapan standar kesehatan hewan dalam proses penyembelihan, guna menjamin daging kurban yang dihasilkan benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

> “Hewan harus dalam kondisi sehat saat akan dipotong. Pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit melalui produk hewan. Selain itu, kebersihan alat, lokasi pemotongan, serta pengelolaan limbah juga harus diperhatikan secara serius,” ujarnya.

 

Praktik Pemotongan yang Sesuai Syariat

Dalam bimtek ini juga disampaikan kembali prinsip-prinsip dasar penyembelihan sesuai syariat Islam, seperti memastikan penyembelih merupakan seorang Muslim, menggunakan alat yang tajam, membaca basmalah, serta memperlakukan hewan dengan baik dan tidak menyiksanya sebelum dipotong.

BACA JUGA :  Pemprov Komitmen Memajukan Pesantren Lumajang

Simulasi Teknik Perobahan Sapi

Salah satu bagian penting dalam pelatihan ini adalah simulasi teknik perobahan sapi, yaitu cara menjatuhkan sapi sebelum penyembelihan dengan metode yang aman, tidak menyakiti hewan, dan mempermudah proses penyembelihan. Teknik ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi petugas maupun takmir yang terlibat.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui program ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menunjukkan komitmen dalam membina masyarakat, khususnya pengelola tempat ibadah, agar memiliki pemahaman dan keterampilan yang benar dalam pelaksanaan kurban.

Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para takmir masjid di 13 wilayah pelaksanaan bimtek dapat menjadi teladan dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang memperhatikan aspek keagamaan, serta kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan.