Daerah

Wali Kota Drs.H.Ratu Dewa ,M.Si Bersama Camat Se Kota Palembang Di Rumah Dinas Wali Kota Palembang

×

Wali Kota Drs.H.Ratu Dewa ,M.Si Bersama Camat Se Kota Palembang Di Rumah Dinas Wali Kota Palembang

Sebarkan artikel ini
Ajak Camat Keliling Jalan Kaki, Wali Kota Palembang Gagas Gerakan Anti Mager

PALEMBANG, Sekilasmedia.com-
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengajak sejumlah camat dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) keliling berjalan kaki menyusuri sejumlah lokasi Selasa (13/05/2025. )

Hal ini merupakan bagian dari Gerakan Anti Mager” yang digagas Ratu Dewa sebagai metode yang cepat dan sehat serta mempermudah mengidentifikasi seluruh permasalahan di Kota Palembang sebelum kejadian atau viral.

Tujuannya seluruh kepala OPD terutama camat bisa lebih peduli dengan kondisi wilayah masing- masing dengan berjalan kaki setiap satu kali dalam seminggu dan memeriksa secara detail temuan permasalahan di wilayah mereka.

BACA JUGA :  Jelang Peringatan Hari Jadi Blitar, Bupati dan Wakil Bupati Blitar Ziarah Makam Leluhur

“Nantinya kito akan terapkan kepada seluruh OPD Camat untuk tiap 1 minggu sekali jalan kaki di wilayah masing-masing untuk memeriksa, memastikan betul potensi – potensi diwilayah mulai dari jalan belobang, solokan buntu, pohon mati, lampu jalan mati dan keluhan – keluhan masyarakat lainnya.

Tujuannya seluruh kepala OPD terutama camat bisa lebih peduli dengan kondisi wilayah masing -masing dengan berjalan kaki setiap satu kali dalam satu seminggu, dan memeriksa secara detail temuan permasalahan di wilayah mereka.

“Dengan seperti ini kita dapat menciptakan suasana aman dan sehat baik untuk tiap OPD terkait maupun mengajak warga sekitarnya, untuk sama – sama peduli terhadap dampak lingkungan sekitar lokasi
masing – masing kata Ratu Dewa.

BACA JUGA :  KLOTER 31 JAMA'AH HAJI DARI LUMAJANG TIBA DI PENDOPO DISAMBUT ASISTEN PEMERINTAHAN

“Informasi penting disajikan secara kronologis Lihat Breaking News Menurutnya, Gerakan Anti Mager yang bermula dari camat nantinya akan di bantu melibatkan para lurah dan RT untuk sama – sama mencari maupun mengidentifikasi potensi bahaya atau risiko yang ada di wilayah mereka. Sehingga temuan itu nantinya dapat segera ditindaklanjuti sampai dengan selesai,” tegasnya.
( RL)