Daerah

Koster Cerita Ikut Retret Gelombang II, Tidur Kedinginan, Kasur Keras dan Banyak Kutu

×

Koster Cerita Ikut Retret Gelombang II, Tidur Kedinginan, Kasur Keras dan Banyak Kutu

Sebarkan artikel ini
Gubernur Bali Wayan Koster setelah mengikuti retret gelombang II di IPDN, Jawa Barat (foto sekilasmedia.com - Soni).

Denpasar,Sekilasmedia.com-
Gubernur Bali, Wayan Koster berbagi cerita tentang pengalamannya selama mengikuti retreat gelombang II di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Selama lima hari menginap di sana, Koster mengaku ketika tidur harus menggunakan selimut lantaran cuaca sangat dingin. Kondisi kamar juga tidak layak. Kasur kasur yang menjadi alas untuk tidur cukup keras dan banyak kutu.

“Walau tidak ada AC susana di sana dingin, malah semua pakai selimut. Kasurnya memang anu keras, bikin badan pegal pegal kalau tidak terbiasa,” katanya.

BACA JUGA :  Cek Penanganan Covid-19 Klaten, Ganjar Apresiasi Bupati Antisipasi Lonjakan Kasus

Bahkan, saat berkunjung ke masing masing asrama baik putra maupun putri, Koster menyebut kondisinya sudah sangat rusak, sehingga harus segera direhabilitasi. Karena memang asrama ini dibangun pada tahun 1990-an.

“Sekarang kondisinya sudah sangat rusak. Tempat tidur dan kasurnya itu sudah kutuan. Betul betul tidak layak,” tambahnya.

Selain itu, Koster juga menyoroti soal standar makanan dan minuman untuk para peserta IPDN, perlu diperbaiki. Termasuk juga sound system di aula IPDN yang kurang terdengar.

“Jadi ini akan kami sikapi, karena yang punya kebutuhan adalah daerah, semua daerah yang sepatutnya bertanggung jawab men support penuh agar fasilitasnya di sini semuanya layak,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ketua PKK Kabupaten Jombang Lantik Kader PKK Baru Dua Kecamatan

Meski begitu, Koster mengaku retret meningkatkan kedisiplinan, dan wawasan para peserta. Sebab bisa berbagi pengalaman dengan para kepala daerah untuk meningkatkan mempercepat jalannya pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

“Ini moment bagus, bisa saling kenal, saling berbagi pengalaman dengan kepala daerah lain di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Total ada sebanyak 86 kepala daerah di seluruh Indonesia yang mengikuti retret gelombang II. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menutup pelaksanaan retret tersebut. Para peserta diberikan sertifikat dan pin alumni kehormatan.