Daerah

Anomali SPBU Sajiwani, Pilih Layani Konsumen Motor Tangki Modifikasi Karena Ada Uang Tips 

×

Anomali SPBU Sajiwani, Pilih Layani Konsumen Motor Tangki Modifikasi Karena Ada Uang Tips 

Sebarkan artikel ini
Operator SPBU Sanjiwani saat melayani konsumen motor tangki besar sistem bolak balik, pada Jumat (25/7) pukul 02.00 Wita (foto sekilasmedia.com - Soni)

Denpasar,Sekilasmedia.com
Aksi nakal pembeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite jumlah banyak, menggunakan sepeda motor tangki modifikasi dan tanpa plat nomor polisi merajalela di SPBU No 54.821.02, Sanjiwani.

Ada 5 unit motor melakukan pengisian pertalite full tank secara hilir mudik atau bolak balik di SPBU ini. Untuk satu kali transaksi (pengisian pertalite) kabarnya konsumen motor dikenai uang tambahan (tips) sebesar Rp 5.000 oleh operator pompa.

Fenomena ini sungguh miris, tak sedikit yang menyangkan atas menjamurnya aktivitas ilegal tersebut. Padahal pihak Pertamina sudah sering memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang melanggar aturan distribusi BBM subsidi.

Berdasarkan informasi didapat, dugaan kongkalikong antara konsumen motor tangki besar dan pegawai SPBU di Jalan A Yani, Abian Tuwung, Kecamatan/Kabupaten Tabanan ini telah berlangsung lama dan kegiatan itu dilakukan terang terangan.

Meski untuk sepeda motor belum ada pembatasan volume dalam pembelian BBM bersubsidi. Namun, bila pembelian dilakukan secara berulang ulang dan jumlahnya sangat banyak dapat diartikan penimbunan.

BACA JUGA :  dr. Alief Resmikan Kantor PAC Partai Gerindra Kebomas

Para pelaku motor dan juga pihak SPBU bisa dipenjara karena melanggar Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, Pasal 55 menyebutkan :

Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 milar.

Oknum motor tangki modifikasi inisial RA asal Madura Jawa Timur, mengaku nekat melakoni kegiatan itu karena selama merantau di Bali belum mendapatkan pekerjaan. Bermodal motor Pulsar Bajaj kapasitas tangki besar, sehari RA mampu mengumpulkan 6 sampai 8 jerigen full isi pertalite yang di beli dari SPBU.

“Saya pakai motor ini (Pulsar) beli pertalite harga Rp 10 ribu per liter di SPBU. Minyak di dalam tangki saya sedot lalu dipindah ke jerigen 32 liter. Setelah terkumpul banyak per jerigen saya jual Rp 410.000,” ujarnya.

Fakta menarik untuk mendapatkan Pertalite jumlah banyak, RA harus pintar pintar mencari celah sepi SPBU. Biasanya datang pada malam pukul 22.00 Wita hingga berakhir larut pagi pukul 03.00 Wita. Sistem pengisian dilakukan secara berulang ulang dikarenakan kapasitas tangki motor hanya 15 liter.

BACA JUGA :  Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

“Saya bolak balik ngisi, dalam setiap transaksi 15 liter bayar Rp 155.000 plus cuknya. BBM itu saya jual ke warung warung langganan,” tutupnya.

Sementara itu pegawai SPBU Wayan Suarya tidak menampik dengan pelayanan bolak balik konsumen motor tangki besar disertai penarikan uang tips Rp 5 ribu dalam setiap transaksinya. Uang hasil tips itu kemudian dibagi rata ke sesama operator lain sesuai jadwal regu kerja.

“Bukan cuma saya saja yang melayani motor tangki besar di sini. Semua pegawai juga sama, sistem kerja di sini ship shipan, satu regu ada 3 orang. Tadi saya masuk kerja pukul 22.00 Wita dan ganti ship pukul 02.00 Wita,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, pemilik SPBU Sanjiwani, Ketut Ariani dikonfirmasi melalui sambungan whatsapp belum memberikan jawaban di telpon juga tak diangkat.

Penulis : Soni