Purwakarta, Sekilasmedia.com – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Purwakarta resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2030 dalam acara yang digelar di Balai Yudistira Purwakarta, Selasa (8/7/2025).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDESI, A. Anwar Sadat, S.H., yang hadir secara khusus ke Purwakarta untuk mengukuhkan kepengurusan baru.
Momen ini sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam memperkuat peran desa dalam pembangunan nasional.
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, serta jajaran pengurus APDESI tingkat pusat dan provinsi.
Hadir pula Ketua DPRD Purwakarta Sri Puji Utami, Wakil Ketua DPRD Lufi Bamala, Ketua DPD APDESI Jawa Barat Sukarya, W.K., dan Sekretaris DPD APDESI Jabar Tatang Taryana. Selain itu, tampak pula anggota Komisi V DPRD Jawa Barat serta perwakilan dari BUMN dan BUMD yang beroperasi di wilayah Purwakarta.
Adapun susunan pengurus DPC APDESI Purwakarta periode 2025–2030 terdiri dari Ketua: Denden Pranayudha, S.E- Sekretaris: Eep Saepul Malik, S.Pd.I, dan Bendahara: H. Rohata Hardiana
Dengan mengusung tema “Membangun Desa, Mewujudkan Kemandirian Desa, Menuju Purwakarta Istimewa,” pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kepala desa sebagai garda terdepan pembangunan.
Dalam sambutannya, Ketua DPC APDESI Purwakarta Denden Pranayudha menekankan, bahwa kepala desa harus bersatu dan bekerja nyata demi kemajuan desa. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya menjadikan kedekatan sebagai alasan dukungan, melainkan fokus pada pengabdian kepada masyarakat.
“Sesuai tema kita hari ini, mari kita wujudkan kemandirian desa dalam tindakan nyata. Jangan hanya karena teman lalu asal ikut. Buktikan lewat kerja untuk rakyat,” tegasnya.
Ketua DPD APDESI Jawa Barat Sukarya, W.K., menyebut Purwakarta sebagai salah satu daerah dengan kepala desa paling bersih dan solid di Jawa Barat. Ia mengapresiasi keharmonisan antara kepala desa dan pemerintah daerah.
“Di Purwakarta ini tidak ada jarak antara bupati dan kepala desa. Kalau terus sejalan seperti ini, Purwakarta Istimewa itu bukan hanya slogan, tapi bisa benar-benar tercapai,” ujarnya.
Acara pelantikan ditutup dengan seruan kebersamaan dan komitmen menjaga marwah organisasi, memperkuat pelayanan publik, dan menjadikan APDESI sebagai wadah perjuangan kolektif demi kemajuan desa.






