Mojokerto, Sekilasmedia.com– Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis masjid terus digencarkan. Hal ini terlihat dari kegiatan halaqoh dan peresmian Angkringan Warung MADASA (Masjid Agung Darussalam) Kabupaten Mojokerto yang diresmikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI), Dr. KH. Rahmad Hidayat, SE, MT, pada Rabu (16/7) malam.
Acara yang berlangsung khidmat dan semarak ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Haqiqi, serta lantunan sholawat yang dibawakan oleh remaja masjid MADASA, menambah kekhusyukan suasana.
Ketua Takmir Masjid Agung Darussalam, H. Saifuddin Anam, SE, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda internal masjid yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi jamaah. “Meskipun Masjid Darussalam ini adalah masjid tingkat kabupaten, kami ingin tetap fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, terutama melalui peran aktif para pengurus dan remaja masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen PP DMI Dr. KH. Rahmad Hidayat menegaskan pentingnya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penguatan ekonomi umat. “Di Indonesia, terdapat antara 800 ribu hingga satu juta masjid, termasuk yang belum terdaftar. Ini adalah potensi besar untuk dimakmurkan,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi semangat generasi muda yang tergabung dalam remaja masjid MADASA yang telah menginisiasi berdirinya angkringan ini. “Kami bangga, generasi muda tampil dan menjadi pelopor. Mereka adalah aset besar, dan harus kita bina agar menjadi generasi yang taat kepada Allah SWT sekaligus mandiri secara ekonomi,” tambahnya.
Lebih lanjut, DMI juga tengah menyusun program “Rumah Usaha Masjid” yang bertujuan untuk memperluas jejaring usaha berbasis masjid demi kemaslahatan umat. “Masjid selain sebagai tempat sujud dan ukhuwah Islamiyah, juga harus menjadi pusat pemberdayaan ekonomi,” tegas Rahmad Hidayat.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita dan potong tumpeng sebagai simbol peresmian Angkringan Warung MADASA oleh Sekjen PP DMI. Dengan adanya angkringan ini, diharapkan masjid bisa semakin hidup, tidak hanya dengan kegiatan ibadah, tetapi juga aktivitas ekonomi produktif yang membawa manfaat bagi jamaah dan masyarakat luas.






