Daerah

Dampak Isu Sidak, Galian C di Karangasem Stop Operasi, Truk Material Sepi di Jalan

×

Dampak Isu Sidak, Galian C di Karangasem Stop Operasi, Truk Material Sepi di Jalan

Sebarkan artikel ini
Salah satu aktivitas pada galian C di wilayah Selat, Karangasem (foto sekilasmedia.com /soni).

Karangasem,Sekilasmedia.com-
Isu adanya inspeksi mendadak (sidak) berskala besar oleh pemerintah pusat ke aktivitas galian C di Karangasem, membuat para pengusaha galian khawatir dan memilih stop operasi.

Kondisi inipun berdampak pada jumlah truk pengangkut material yang biasanya rame lalu lalang di jalanan Karangasem, terutama jalur Sidemen-Selat, kini sepi.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, yang baru I Nyoman Siki Ngurah, membenarkan jumlah truk ke galian C merosot signifikan hingga 50 persen.

BACA JUGA :  Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Gelar GSBD Tujuh Hari Berturut-turut, Ini Rangkaian Acaranya

“Ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Dari data, jumlah truk yang biasanya 1.700-1.800 unit per hari, kini turun di bawah 500 truk per hari,” katanya.

Kondisi inipun berpotensi mengurangi target pendapatan daerah dari sektor Material Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Terlebih lagi capaian pajak dari sektor MBLB belum memenuhi target yang ditetapkan pada APBD 2025.

Untuk capaian pajak dari sektor MBLB tahun 2025 ini adalah Rp 104 miliar, namun hingga menjelang akhir Agustus baru terealisasi Rp 55,7 miliar atau 53,62 persen.

BACA JUGA :  DPRD Kota Mojokerto Berharap, Janji Politik Walikota Dan Wakilnya Segera Terealisasi.

“Masih tersisa target yang belum tercapai sekitar Rp 48,2 miliar hingga akhir tahun 2025 ini,” ucap Siki.

Terkait dengan masalah pendapatan ini, pihaknya mengaku akan mengoptimalkan sektor-sektor yang masih bisa dimaksimalkan, serta menggali potensi lain yang belum tergarap.

“Hal hal yang belum bisa digali yang merupakan potensi itu yang akan kita tindak lanjuti, tentu dengan arahan pimpinan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pejabat sebelumnya,” tandasnya.