Sidoarjo,Sekilasmedia.com – SMP Negeri 1 Jabon terus memperkuat posisinya sebagai sekolah yang paling aktif mendorong budaya literasi. Sejumlah kegiatan literasi digelar secara berkelanjutan, termasuk Workshop Penguatan Literasi (Kiat Sukses Menulis) dan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Mendalam yang berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para guru.
Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Lilis Sulistyowati, S.Pd., M.Pd. dan Moh. Nuh, S.Sos, yang memaparkan materi tentang teknik menulis, strategi pembiasaan literasi, dan penyusunan pembelajaran mendalam yang aplikatif.
Meski workshop dipandu dua narasumber tersebut, agenda literasi SMPN 1 Jabon semakin kuat karena pada tanggal 20 November sekolah juga dijadwalkan menerima penguatan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, M.P., M.Pd. Kehadiran beliau menjadi dukungan penting bagi gerakan literasi yang sedang digalakkan sekolah.
Bu Yayuk: Literasi Adalah Gerakan Harian
Kepala SMPN 1 Jabon, Yayuk Dian Mandasari, S.Pd., M.Pd., terus menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kegiatan, melainkan budaya yang harus tumbuh setiap hari.
“Literasi itu gerakan panjang. Bukan seremonial, tapi pembiasaan yang harus hidup di kelas dan di lingkungan sekolah. Guru adalah teladan utamanya,” tegas Bu Yayuk.
Kepemimpinan Bu Yayuk yang aktif, progresif, dan terbuka terhadap inovasi membuat SMPN 1 Jabon menjadi salah satu sekolah yang paling menonjol dalam penguatan literasi di wilayah Jabon.
Materi Workshop Beri Wawasan Baru
Materi yang diberikan narasumber mencakup:
Teknik menulis artikel dan naskah pembelajaran
Penguatan budaya literasi di kelas
Penyusunan pembelajaran mendalam (deep learning)
Strategi menghadirkan pembelajaran kreatif dan menyenangkan
Para guru terlihat sangat antusias dan banyak yang merasa mendapatkan sudut pandang baru untuk diterapkan pada pembelajaran sehari-hari.
Dindik Sidoarjo Beri Dukungan Langsung
Agenda penguatan dari Dr. Ng. Tirto Adi, M.P., M.Pd. pada 20 November menjadi bentuk dukungan konkret dari Dinas Pendidikan Sidoarjo terhadap gerakan literasi yang dibangun SMPN 1 Jabon.
Agenda itu diharapkan semakin memperkuat semangat guru dan memperkaya strategi sekolah dalam membangun budaya membaca serta menulis yang berkelanjutan.
Komitmen Lanjutan SMPN 1 Jabon
Sejumlah langkah sudah disiapkan sebagai tindak lanjut, di antaranya:
Program menulis rutin bagi guru
Pembiasaan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai
Penguatan pojok baca kelas
Pembentukan Tim Literasi Sekolah yang lebih terstruktur
Langkah-langkah ini menegaskan bahwa SMPN 1 Jabon bukan hanya mengadakan workshop, tetapi membangun gerakan literasi yang nyata dan berkelanjutan.






