Purwakarta, Sekilasmedia.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menggelar Pemilihan Putra Putri UPI Purwakarta 2025 sebagai upaya strategis dalam membentuk duta kampus yang berdaya saing global. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Sawala Yudistira, Pendopo Purwakarta, pada Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Acara dihadiri oleh Direktur UPI Kampus Purwakarta, Prof. Dr. Yayan Nurbayan, M.Ag., yang diwakili Wakil Direktur Dr. H. Supri Widodo, S.Si., M.T., beserta jajaran akademik UPI Kampus Purwakarta, Ketua BEM, para finalis Putra Putri UPI Kampus Purwakarta, serta perwakilan duta kampus lainnya seperti PPBS, Duta Genre, Mojang Jajaka, PPUP, mahasiswa, dan tamu undangan.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta turut memberikan dukungan melalui kehadiran Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sri Jaya Midan. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah melalui proses seleksi hingga tahap grand final.
Ia menegaskan bahwa Pemilihan Putra Putri UPI Purwakarta bukan sekadar ajang perebutan gelar, melainkan sarana pembentukan karakter dan pengembangan diri mahasiswa agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Masa depan Purwakarta sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan daya saing generasi muda,” ujar Sri Jaya Midan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemilihan Putra Putri UPI Purwakarta 2025, Prisma Yudha Suryana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan kampus untuk melahirkan figur representatif yang mampu membawa citra positif UPI Kampus Purwakarta.
Menurutnya, duta kampus memiliki peran strategis dalam membranding kampus, baik di lingkungan internal maupun eksternal, serta dituntut menjadi insan muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Proses seleksi diikuti oleh 20 finalis yang terdiri dari 10 pasang putra dan putri. Para peserta menjalani tahapan seleksi ketat, mulai dari wawancara, penilaian sikap, hingga karantina selama empat hari dengan pembekalan materi duta kampus, pageant manners, grooming, public speaking, unjuk bakat, serta deep interview.
Prisma berharap duta kampus yang terpilih nantinya tidak hanya menyandang gelar secara simbolis, tetapi mampu menjalankan peran secara nyata dan berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan, yakni insan budaya yang inovatif, kreatif, berdaya saing, serta berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama terkait dukungan sponsor dan pendanaan, Pemilihan Putra Putri UPI Purwakarta 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.