Daerah

Belajar Tanggap Bencana Bersama BSMI, Puluhan Siswa MI PSM Dosi Antusias Ikuti Penyuluhan TAGANA

×

Belajar Tanggap Bencana Bersama BSMI, Puluhan Siswa MI PSM Dosi Antusias Ikuti Penyuluhan TAGANA

Sebarkan artikel ini
Antusiasme Siswa MI PSM Dosi Saat Mengikuti Edukasi Tanggap Bencana dari BSMI | Rabu 7 Januari 2026 | Foto Eko P | sekilasmedia.com

 

Magetan, Sekilasmedia.com-Madrasah Ibtidaiyah (MI) PSM Dosi, Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, menggelar kegiatan penyuluhan tanggap bencana bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Magetan, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak dini kepada para siswa.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pekan Ceria awal Semester Genap yang diikuti oleh 72 siswa dengan penuh antusias, didampingi guru dan tenaga pendidik.
Dalam pelaksanaannya, tim BSMI Cabang Magetan hadir sebagai pemateri untuk memberikan edukasi tentang TAGANA, meliputi pengenalan jenis-jenis bencana, langkah penyelamatan diri, serta pentingnya sikap tanggap dan waspada dalam situasi darurat.

BACA JUGA :  Polda Jatim dan Kapolresta Sidoarjo Bakti Sosial di Prambon

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Kurnia Puji A., S.Kep., mengungkapkan bahwa salah satu persoalan penting di dunia pendidikan saat ini adalah minimnya fasilitas kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Ia menyoroti bahwa hampir seluruh sekolah di Kabupaten Magetan belum memiliki penandaan jalur evakuasi yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan dan risiko saat terjadi bencana.
“Pengetahuan tentang tanggap bencana harus dibarengi dengan kesiapan sarana, termasuk jalur evakuasi yang jelas. Edukasi seperti ini menjadi langkah awal agar sekolah lebih siap dan peduli terhadap keselamatan warganya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ada Sejumlah Pasal yang Berpotensi Mengancam Kemerdekaan Pers, IJTI Minta DPR Kaji Ulang Draf Revisi UU Penyiaran

Sementara itu, Kepala MI PSM Dosi, Indah Listyaningsih, S.Pd.I, menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut dan berharap adanya perhatian lebih dari berbagai pihak terhadap aspek keselamatan di sekolah, khususnya terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Menurutnya, kegiatan edukasi kebencanaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa dan tenaga pendidik memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab serta simulasi ringan yang membuat suasana belajar semakin menarik dan menyenangkan bagi para siswa.

Penulis : Eko P