Daerah

Dinilai “Berantakan”, Para Pedagang Patai Kuta Bakal Dipindah ke Pergola Kayu

×

Dinilai “Berantakan”, Para Pedagang Patai Kuta Bakal Dipindah ke Pergola Kayu

Sebarkan artikel ini
Kondisi Pantai Kuta, jejeran payung dan pedagang di atas revetmen ciptakan kesan semrawut, (foto sekilasmedia.com/soni)

 

Badung,Sekilasmedia.com -Pantai Kuta terlihat “berantakan”, pemandangan pasir putih khas Kuta tertutup tumpukan batu penahan ombak karena masalah abrasi parah yang membuat area publik itu rusak, kumuh, dan mengganggu aktivitas pengunjung.

Selain itu, kondisi Pantai Kuta juga nampak tidak rapi, bahkan semrawut karena banyaknya pedagang yang berjualan sembarangan di sepanjang pantai dan menciptakan kesan kumuh.

Pantauan langsung di lapangan, Jumat (16/1) payung payung dan kursi nampak berjejer, baik di atas maupun bawah revetmen. Meski begitu kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara masih tetap ramai.

BACA JUGA :  Pemkab Gresik Siapkan Rp2,8 Triliun, Jalan Super Prioritas Dikebut 2026

Dari informasi didapat, Desa Adat Kuta berencana akan merapikan para pedang yang berjualan di Pantai Kuta agar tidak semrawut. Langkah ini dilakukan, supaya kawasan Pantai Kuta tetap bersih dan tidak terlihat kumuh.

“Mereka akan kami rapikan dan di tempatkan di bangunan pergola kayu. Kami juga akan mengatur sampah atau limbah ataupun semuanya, sehingga tetap teratur dan tidak menjadi kumuh keberadaan daripada wajah Pantai Kuta,” ujar Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana.

Sebanyak 50 pergola akan disiapkan sesuai dengan data krama Adat yang berjualan kuliner. Untuk lokasi pergola membentang dari depan Hard Rock Cafe ke arah utara hingga perbatasan Pantai Legian.

BACA JUGA :  RDP Dengan Komisi II, BPR Majatama Dinyatakan Masih Sehat

“Terdapat lima zona pembangunan pergola kayu dengan ukuran yang berbeda beda sesuai luas dan kelayakan lokasi,” tambahnya.

Saat ini pembangunan hampir selesai dan hanya tinggal menunggu penyelesaian di zona lima. Pergola direncanakan mulai digunakan pada Februari 2026. Penempatan pedagang nantinya akan dilakukan melalui sistem undian.

“Tinggal di zona lima saja yang di utara, mungkin akhir bulan ini sudah selesai. Kami menyiapkan fasilitas lengkap, ada air, listrik serta penampungan limbah,” tandasnya.

Penulis : Soni