Mojokerto,Sekilasmedia.com- Dalam rangka meningkatkan kemampuan bela diri serta profesionalisme prajurit, Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang diikuti personel Kodim 0815/Mojokerto. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Cikaran, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (27/01/2025).
Latihan Pencak Silat Militer ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan perorangan prajurit yang dilaksanakan secara terprogram dan berkelanjutan. Seluruh personel tampak mengikuti latihan dengan penuh semangat dan disiplin, diawali dengan aba-aba kesiapan hingga pelaksanaan materi teknik dasar PSM.
Adapun materi latihan yang diberikan meliputi penguasaan teknik dasar antara lain sikap, istirahat, serta duduk bersimpuh. Latihan selanjutnya difokuskan pada penguatan teknik kuda-kuda, yang meliputi kuda-kuda tengah sedang, kuda-kuda tengah berat, kuda-kuda kiri depan, dan kuda-kuda kanan depan, sebagai dasar penting dalam menjaga keseimbangan, kekuatan, serta kesiapan gerak prajurit dalam menghadapi situasi pertempuran jarak dekat.
Pasi Ops Kodim 0815/Mojokerto, Lettu Inf Subini, saat memantau pelaksanaan kegiatan menjelaskan, latihan Pencak Silat Militer merupakan program pembinaan satuan yang memiliki tujuan strategis dalam membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan profesional.
“Latihan Pencak Silat Militer ini merupakan program pembinaan satuan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan prajurit, baik secara fisik maupun mental. Materi yang dilatihkan merupakan dasar PSM yang wajib dikuasai sebagai bekal prajurit dalam melaksanakan tugas di lapangan”, ujar Lettu Inf Subini.
Lebih lanjut, ia menambahkan, PSM tidak hanya mengasah kemampuan bela diri, namun juga membentuk karakter prajurit yang berdisiplin tinggi, memiliki naluri tempur, serta menjunjung nilai-nilai kehormatan dan kebersamaan.
“Melalui latihan ini, diharapkan setiap prajurit memiliki kepercayaan diri, kemampuan melindungi diri dan rekan, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas teritorial maupun tugas operasi lainnya”, pungkasnya.





