Peristiwa

Latihan Skimming Berujung Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Brantas Mojokerto

×

Latihan Skimming Berujung Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Brantas Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Petugas dan relawan mengevakuasi sesosok mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Sungai Brantas, kawasan Jalan Hayam Wuruk, Kota Mojokerto, Minggu (4/1/2026). Foto: Hasyim

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Warga Kota Mojokerto digemparkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Brantas, tepatnya di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (4/1/2026) siang.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Najib Al Falaq (41) saat sedang melakukan latihan skimming bersama anaknya di sekitar lokasi kejadian. Penemuan itu bermula ketika Najib dipanggil oleh sejumlah relawan yang mengenakan seragam oranye.

“Saya awalnya sedang main skimming sama anak saya. Lalu dipanggil oleh relawan. Setelah saya mendekat, ternyata ada sesosok mayat mengapung di sungai,” ungkap Najib kepada wartawan.
Melihat kondisi tersebut, Najib bersama para relawan segera berupaya mengamankan jenazah dengan menggunakan tali agar tidak hanyut terbawa derasnya arus Sungai Brantas.

BACA JUGA :  Ditemukan Pekerja Pijat Tewas Membusuk di Trowulan Mojokerto

Dari pengamatan sementara di lokasi, jenazah diketahui berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia sekitar 30 tahun.
Relawan menduga, jenazah terbawa arus dari wilayah barat, mengingat arah aliran Sungai Brantas di lokasi penemuan.

Tidak ditemukan identitas diri pada tubuh korban saat pertama kali dievakuasi.
Tak berselang lama, petugas gabungan bersama relawan melakukan proses evakuasi.

BACA JUGA :  RS Gatoel Terbakar, Mas Pj Tinjau Lokasi dan Jenguk Korban Kebakaran

Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans PMI Kota Mojokerto ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, guna menjalani pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke pihak berwajib atau rumah sakit setempat.