DaerahEditorial

Wali Kota Mojokerto Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Disrupsi Digital

×

Wali Kota Mojokerto Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Disrupsi Digital

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menjadi narasumber Educatopia Expo 2026 di Atrium Sunrise Mall, mengajak generasi muda untuk adaptif, melek digital, dan siap bersaing di era disrupsi teknologi.(foto: Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendorong generasi muda agar mampu beradaptasi dengan cepat di tengah derasnya disrupsi digital. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan Educatopia Expo 2026 yang digelar di Atrium Sunrise Mall, Jumat (9/1/2026).

Dalam paparannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat dan disruptif. Kondisi tersebut menuntut sumber daya manusia yang fleksibel, adaptif, serta memiliki literasi digital yang kuat agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

“Perubahan teknologi saat ini terjadi begitu cepat. Jika kita tidak mengikuti perkembangannya, maka kita akan tertinggal,” ujar Ning Ita.
Ia menilai, disrupsi digital tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang besar, khususnya di sektor ekonomi kreatif.

BACA JUGA :  Usai Hujan Lebat dan Angin Kencang, Anggota Polsek Glagah Sigap Bantu Warga Evakuasi Pohon Tumbang

Terdapat sedikitnya 18 subsektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi pilihan generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang sangat relevan dengan karakter generasi muda. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ning Ita juga menyoroti peran artificial intelligence (AI) sebagai teknologi transformatif yang semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus dibarengi dengan pemahaman dan literasi digital yang memadai.
“AI ibarat pisau bermata dua. Bisa sangat membantu, tapi juga bisa menjadi bumerang jika tidak dipahami dengan baik,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kabupaten Mojokerto Positif Covid-19 Ada 5 Orang, Diantaranya 1 Kadinkes

Oleh karena itu, ia mendorong penguatan literasi digital melalui berbagai forum edukasi dan ruang diskusi agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Educatopia Expo 2026 sendiri menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber, di antaranya Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa, kalangan akademisi, serta praktisi industri. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal peluang pendidikan, karier, dan perkembangan dunia kerja di masa depan. (Adv-kom)