Daerah

BAZNAS Purwakarta Optimistis Capai Target Rp11,4 Miliar pada 2026

×

BAZNAS Purwakarta Optimistis Capai Target Rp11,4 Miliar pada 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, M.E. (foto ; Ade Irma/Sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, M.E., menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2026 sebesar Rp11,4 miliar. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Selasa (24/2), di Jalan Jenderal A. Yani Nomor 79, Cipaisan, Purwakarta.

Rika menjelaskan, pada tahun 2025 penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tercatat sebesar Rp8 miliar, masih di bawah target Rp10 miliar yang ditetapkan dari pusat.

Menurutnya, belum tercapainya target tersebut dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya tingkat kesadaran masyarakat yang masih perlu ditingkatkan serta sosialisasi yang belum maksimal.

“Target ditetapkan dari pusat, sehingga belum tentu sepenuhnya sesuai dengan kemampuan lokal. Namun kami telah melakukan yang terbaik sesuai kapasitas yang ada,” ujarnya.

BACA JUGA :  Koramil 0820 Pakuniran Lakukan Pendampingan Penyaluran BLT DD

Untuk mencapai target 2026, BAZNAS Purwakarta akan memperkuat strategi penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan kecamatan se-Kabupaten Purwakarta. UPZ tidak hanya difungsikan saat pengumpulan zakat fitrah, tetapi juga akan dioptimalkan untuk penghimpunan zakat mal dan infak sepanjang tahun.

Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) sesuai ketentuan syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil (pengelola zakat), mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang berutang), fisabilillah (di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir).

Untuk menjaga transparansi, laporan keuangan yang telah diaudit akan dipublikasikan secara berkala melalui website resmi BAZNAS Purwakarta.

“Meskipun target lebih besar, kami tetap optimistis. Rezeki bisa datang dari arah yang tidak terduga, termasuk dari muzaki (pembayar zakat) yang berkontribusi besar,” tambahnya.

BACA JUGA :  Koramil 0815/10 Bangsal Bersama Forpimka Gelar Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Ia menegaskan, potensi zakat di Kabupaten Purwakarta masih sangat besar dan belum tergarap maksimal. Dengan jumlah penduduk Muslim yang besar, BAZNAS optimistis penghimpunan dapat terus meningkat jika seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta UPZ bergerak bersama.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Keuangan BAZNAS Kabupaten Purwakarta, H. Saparudin, S.Fil.I., M.M.Pd., menambahkan bahwa penguatan tata kelola dan akuntabilitas menjadi prioritas utama agar kepercayaan publik terus meningkat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan masyarakat benar-benar sampai kepada yang berhak dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tegasnya.

Dengan langkah strategis tersebut, BAZNAS Purwakarta menargetkan tahun 2026 menjadi momentum peningkatan penghimpunan zakat yang lebih optimal, profesional, dan berkelanjutan.